Mungkin Anda sering mendengar teman, keluarga, atau kerabat dekat yang melakukan vaksinasi berupa pemberian vitamin C cair sebelum menjalani masa liburan. Suntikan vitamin ini dianggap ampuh menjadi perisai tubuh dari ancaman penyakit.
Namun, efektivitas injeksi vitamin C ini perlu diperhatikan. Pasalnya, 1 gram vitamin C dapat keluar dari tubuh hanya dalam waktu singkat. "Lebih baik Anda mengonsumsi multivitamin, harganya lebih murah dan dapat dibeli di mana saja," ujar Mulyadi Tedjapranata, Direktur Klinik Medizone di Jakarta.
Penanganannya tentu berbeda dengan syarat vaksinasi yang harus dipenuhi ketika ingin mengunjungi destinasi liburan tertentu. Mulyadi memberi contoh, vaksinasi antithypoid, meningitis, serta yellow fever atau demam kuning.
Syarat vaksinasi meningitis biasanya harus dipenuhi oleh mereka yang ingin bepergian ke Nepal atau India. Sementara orang yang ingin berlibur ke Amerika Serikat diwajibkan melakukan vaksinasi antidemam kuning.
Untuk daerah endemik di dalam negeri, seperti Papua dan Kalimantan, Anda yang ingin bepergian ke daerah tersebut sebaiknya menyiapkan obat antimalaria. "Jadi perhatikan daerah tujuan liburan Anda. Setiap daerah mempunyai kondisi kesehatan lingkungan yang berbeda," ujar Mulyadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News