Telekomunikasi | HOME |

TELEKOMUNIKASI

Kominfo akan sasar platform lain semisal Twitter

oleh : Andy Dwijayanto | Rabu, 08 November 2017 | 14:11 WIB

Kominfo akan sasar platform lain semisal Twitter

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah memastikan konten porno sudah tidak bisa diakses melalui aplikasi WhatsApp, saat ini pemerintah akan menyasar penyedia aplikasi-aplikasi lain dan sosial media lainnya agar tak menyediakan konten-konten yang dilarang pemerintah.

Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menghubungi penyedia aplikasi di Indonesia. Menurutnya dengan patuhnya WhatsApp, bakal memaksa juga aplikasi lainnya untuk ikuti aturan tersebut.

"Salah satunya Twitter, kalau website-website langsung take down atau block. Mereka (WhatsApp dan Tenor) bersedia memperbaiki, karena Indonesia ini (pasar) potensial," ujarnya, Rabu (8/11).

Asal tahu saja, sebelumnya beberapa hari terakhir ini heboh beredar kabar adanya konten porno di aplikasi WhatsApp. Merespons hal tersebut, pemerintah langsung menghubungi pihak WhatsApp untuk meminta klarifikasi dan perbaikan layanan dalam jangka waktu 2x24 jam.

Usai melakukan teguran keras, dirinya mengatakan akhirnya melakukan pembicaraan pihak ketiga yakni Tenor dan Giphy sebagai penyedia konten Graphics Interchange Format (GIF) di WhatsApp. Oleh karena itu, per hari ini konten WhatsApp di Indonesia sudah bersih dari konten porno.

Dalam waktu 2-3 hari ke depan pemerintah akan memantau layanan WhatsApp sebelum konten GIF di dalamnya bisa digunakan kembali. Yang jelas, saat ini pemerintah sudah memiliki perhatian terhadap konten terlarang.