HOME | Jasa & Transportasi |

PENERBANGAN

NAM Air tambah frekuensi Jakarta-Banyuwangi

oleh : Jane Aprilyani | Senin, 14 Agustus 2017 | 16:39 WIB

NAM Air tambah frekuensi Jakarta-Banyuwangi

JAKARTA. NAM Air yang tergabung dalam Sriwijaya Air Group berencana menambah frekuensi penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi di pertengahan Agustus ini.  Penambahan frekuensi sebanyak satu kali setiap hari ini dilayani dengan nomor penerbangan IN-256 yang berangkat pukul 14.10 WIB dari Jakarta dan tiba di Banyuwangi pukul 15.45 WIB.  

Untuk jadwal penerbangan Banyuwangi Jakarta berangkat pukul 16.15 WIB dari Banyuwangi dan tiba di Jakarta pukul 17.55 WIB dengan nomor penerbangan IN-257. Penerbangan tambahan ini melengkapi jadwal penerbangan yang sudah ada sebelumnya. Yaitu nomor penerbangan IN-252 yang berangkat pukul 07.05 WIB dari Jakarta dan tiba di Banyuwangi pukul 08.35 WIB juga penerbangan kembalinya dengan nomor penerbangan IN-253 yang berangkat dari Banyuwangi pukul 09.05 WIB dan tiba di Jakarta pukul 10.30 WIB.

Melalui penambahan frekuensi ini, maka penerbangan ke Banyuwangi yang sebelumnya hanya tersedia penerbangan pagi hari, kini juga akan ada penerbangan siang hari. "Penambahan frekuensi ini karena sejak awal NAM Air melayani Kota Banyuwangi hingga akhir Juli 2017 kemarin selalu mendapatkan respon positif dari pelanggan. Selama bulan Juli 2017 saja tingkat keterisian atau seat load factor di atas 85%," ujar Agus dalam keterangan yang diterima KONTAN, Senin (14/8).

Ke depannya Sriwijaya Air Group juga berencana membuka beberapa rute baru lainnya. "Tidak menutup kemungkinan kami akan membuka rute-rute lainnya dari Banyuwangi sesuai dengan komitmen Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas untuk memperluas konektivitas dan kerjasama pariwisata hingga ke internasional. Sebagai maskapai, kami siap mendukung agar hal tersebut bisa terealisasi," imbuh Agus.

Sama dengan penerbangan yang sudah ada, penerbangan tambahan ini juga akan menggunakan pesawat Boeing 737-500W dengan kapasitas 120 seat yang terdiri dari 112 seat kelas ekonomi dan 8 seat kelas eksekut