HOME| Otomotif|

OTOMOTIF

Pasar mobil ngegas, pasar motor ngerem

oleh : Eldo Christoffel Rafael | Senin, 17 April 2017 | 11:09 WIB
0 Komentar
Salin Tulisan
Pasar mobil ngegas, pasar motor ngerem

JAKARTA. Penjualan mobil melaju positif dengan kenaikan 5,9% di kuartal I- 2017. Kenaikan penjualan mobil dari pabrikan ke diler atau wholesales ini sesuai proyeksi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Merujuk data Gaikindo, penjualan Januari-Maret 2017 tercatat 283.245 unit, naik ketimbang penjualan periode yang sama tahun sebelumnya di angka 267.302 unit. Semoga penjualan konsisten sampai akhir tahun, imbuh Jongkie D Sugiarto, Ketua I Gabungan Gaikindo kepada KONTAN, Minggu (16/4).

Asal tahu saja, tahun ini Gaikindo memprediksi, kenaikan penjualan 5% menjadi 1,1 juta unit dari realisasi penjualan tahun 2016 sebanyak 1,06 juta unit. Mengacu penjualan bulanan 2017, penjualan Maret 2017 yang tertinggi dibanding dua bulan sebelumnya.

Di bulan Maret 2017, penjualan mobil mencapai 101.872 unit, naik ketimbang penjualan Februari 2017 sebanyak 95.120 unit atau lebih tinggi dari penjualan Januari 2017 sebanyak 86.253 unit. Menurut Jongkie, kenaikan penjualan bulanan menjadi pertanda baik bagi penjualan mobil.

Meski naik, Anton Jimmy, Kepala Divisi Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, kenaikan penjualan wholesales karena kenaikan permintaan diler. Sebaliknya, penjualan ritel justru melambat. "Kami melihat penjualan ritel turun di kuartal I-2017, kata Anton.

Bagi Anton, kenaikan penjualan wholesales karena pemenuhan kebutuhan mobil dari pabrik ke diler. Adapun penjualan ritel melemah karena daya beli loyo. Dalam data wholesales Gaikindo, penjualan Toyota kuartal I-2017 tercatat 107.180 unit, naik 33,4% dibanding periode yang sama tahun lalu 80.303 unit. Toyota memperluas pangsa pasar menjadi 37,84% dari tahun sebelumnya di angka 35%.

Sementara, Jonfis Fandy, Direktur Marketing & After Sales Service PT Honda Prospect Motor (HPM) bilang, tren kenaikan penjualan mobil terjadi di Maret 2017. "Kami berharap, tren penjualan positifMaret berlanjut ke bulan berikutnya," kata Jonfis. Sampai kuartal I-2017, Honda catat penjualan 53.018 unit dengan pangsa pasar 18,6%.

Motor kian lambat

Sementara penjualan sepeda motor justru semakin melambat. Merujuk data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sampai Maret hanya 1.401.538 unit turun 6,8% dibanding periode sebelumnya 1.504.468 unit

Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, bilang, penjualan lesu karena daya beli masih melemah, khususnya di Jawa karena panen mundur. "Khusus di Sumatra dan Kalimantan, pasar mulai ada perbaikan," kata Sigit kepada KONTAN, Kamis (13/4).

AISI memperkirakan, tahun ini penjualan sama dengan tahun lalu, yakni 5,9 juta unit. Sebelumnya, AISI sempat berharap, penjualan tahun ini bisa lebih baik.



0 Komentar
Salin Tulisan