Susiwijono selalu setia mengantongi kopi

Kamis, 13 Juni 2013 | 06:47 WIB
Sumber: Mingguan KONTAN, 10 Juni - 16 Juni 2013  | Editor: Catur Ari

Untuk sebagian orang, minum kopi merupakan kebiasaan yang mengasyikkan dan susah ditinggalkan. Demikian pula bagi Susiwijono Moegiarso. Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai ini bisa menyeruput bergelas-gelas kopi setiap hari.

Uniknya, pria kelahiran Ponorogo, Jawa Timur, 44 tahun lalu, ini hanya mau minum kopi dari satu merek tertentu saja. Itu pun kopi instan dalam kemasan saset. Padahal, ia sering, lo, mendapat kiriman kopi khas daerah tertentu yang mahal dari teman-temannya. Toh, dia tetap saja tak mau minum kopi lain. “Selera saya selera rakyat biasa,” ujar Susiwijono.

Karena cuma mau minum kopi dari satu merek, Susiwijono terpaksa membawa kopi saset tersebut saat pergi ke mana-mana. Ketika ke luar kota ataupun luar negeri, dia selalu membawa setidaknya 10 bungkus kopi instan tersebut. Bahkan, saat naik haji tahun lalu, ia membawa kopi saset kegemarannya hingga setengah koper.

Namun, Susiwijono pernah juga lupa membawa kopi saset kesukaannya. Itu terjadi saat ia pergi ke Batam beberapa waktu lalu. Ketika itu, dia mencoba mencari kopi kegemarannya di toko-toko terdekat. Sayang, usahanya sia-sia.

Petugas hotel tempat ia menginap menawari kopi saset dengan merek yang mirip kopi kegemarannya. Susiwijono mengira, petugas hotel sedang meledek. Ternyata, kopi merek yang mirip itulah yang banyak beredar di Batam. Toh, “Nama mirip, rasa beda,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru