5 Cara Menangani Kadar Oksigen yang Rendah di Akuarium

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:48 WIB Sumber: Its a fish thing,The Spruce Pets
5 Cara Menangani Kadar Oksigen yang Rendah di Akuarium

ILUSTRASI. 5 Cara Mengatasi Oksigen Rendah di Akuarium


KONTAN.CO.ID - Meski hidup di dalam air, ikan membutuhkan oksigen yang terkandung di dalam air. Jika kemudian tidak ada cukup oksigen di tangki ikan, ikan Anda mungkin akan mengalami masalah. Salah satu karakteristik paling umum ketika tingkat oksigen rendah adalah pergerakan ikan.

Mereka akan menjadi lebih sedikit berenang dan makan lebih sedikit. Ikan biasanya juga akan melakukan pergerakan insang yang cepat dan naik ke permukaan air untuk mendapatkan oksigen dari udara di atas tangki. Anda akan melihat mulut mereka terengah-engah atau megap-megap ke permukaan air.

Berapa Banyak Oksigen yang Dibutuhkan Ikan?

Jumlah oksigen yang optimal dalam tangki ikan bervariasi sesuai dengan spesies ikan yang Anda miliki dan tekanan atmosfer di lokasi rumah Anda. Biasanya, semakin tinggi ketinggiannya, semakin sedikit oksigen yang dapat ditampung air. Dilansir dari It’s a Fishthing, beberapa makhluk hidup yang tinggal di air seperti kepiting, cacing, pengumpan dasar, dan penghuni dasar lannya membutuhkan antara 1-6 mg oksigen per liter air. Sementara ikan di perairan dangkal membutuhkan oksigen 5-15 mg per liter air.

Namun, menentukan jumlah oksigen yang terkandung dalam air tidak mudah dilakukan. Anda membutuhkan alat seperti pengukur oksigen terlarut portabel. Namun, Anda tak perlu repot-repot mengukurnya selama ikan Anda tampak aktif dan bahagia, serta tidak naik ke permukaan air untuk megap-megap.

Jika kemudian Anda menemukan ikan Anda tampak lemas dan muncul ke permukaan air, ini tentunya bukan hal yang normal untuk ikan dan Anda harus mengatasinya. Dilansir dari The Spruce Pets, berikut cara mengatasinya.

Mengurangi Kepadatan Ikan

Kepadatan adalah alasan nomor satu yang membuat oksigen di dalam akuarium rendah. Ini karena setiap ikan yang Anda tambahkan ke akuarium membutuhkan oksigen. Semakin banyak ikan yang Anda masukan, tidak akan ada cukup oksigen yang mengalir. Oleh karena itu, mengukur dan menghitung jumlah ikan dengan ukuran akuarium sangat penting dilakukan. Paling tidak 3 cm ikan membutuhkan 7,57 liter air.

Atur Suhu Air

Suhu air yang tinggi tidak dapat menampung oksigen sebanyak air yang lebih dingin. Anda sebaiknya memiliki suhu air kisaran 18-21 derajat C akan menghasilkan oksigen yang segar dan aman. Jika air akuarium Anda terlalu panas, Anda perlu mematikan heater sementara dan menempatkan beberapa es batu dalam kantung zip-close untuk membantu menurunkan suhu air. Pastikan juga suhu tidak menjadi terlalu rendah.

Penggunaan Filter

Penggunaan filter akuarium akan membantu meningkatkan oksigen dalam air. Ini karena filter akan membuat air bergerak bergelembung dan menyebabkan air bersikulasi di permukaan. Filter juga memindahkan air dari atas ke bawah tangki ikan, sehingga mendistribusikan oksigen yang sama. Selain itu, jangan lupa untuk rutin membersihkan filter.

Membersihkan Akuarium Secara Rutin

Penumpukan limbah adalah penyebab lain yang sangat umum yang membuat tingkat oksigen menjadi rendah. Basanya disebabkan oleh kelebihan bahan organik, seperti makanan terbuang, kotoran ikan, dan bangkai ikan yang membusuk di air. Oleh karena itu, pembersihan akuarium menyeluruh akan menghilangkan kotoran yang mengendap.

Baca Juga: Cara Mengganti atau Membersihkan Substrat di Akuarium

Meletakkan Tanaman Hidup dan Cukup Cahaya

Meletakkan tanaman hidup di dalam air dapat membantu memasok oksigen. Namun, pastikan tanaman Anda memiliki cahaya yang cukup untuk berfotosintesis dan melepaskan oksigen (O2). Sebab, bila Anda meletakkan tanaman di tempat yang gelap, tanaman justru akan mengalami proses yang terbalik dan mengambil oksigen. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anggi Miftasha

Terbaru