kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Adinda Bakrie: Hidup itu adalah petualangan


Kamis, 22 Agustus 2019 / 10:02 WIB

Adinda Bakrie: Hidup itu adalah petualangan


KONTAN.CO.ID - NUSA DUA. Nama Adinda Andarina Bakrie tiba tiba mencuat dalam Indonesia Africa Infrastructure Dialouge 2019 di Nusa Dua, belum lama ini. Anak dari pengusaha Indra Bakrie ini duduk sebagai salah satu pembicara dalam acara tersebut. Wanita berusia 37 tahun itu mewakili PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dengan jabatan sebagai Direktur EMP Mining Overseas Pte Ltd.

Selama ini, ibu dari dua putri ini seolah jauh dari dunia bisnis. Semenjak bercerai dari pengusaha Seng Hoo Ong, Adinda memilih tinggal di Los Angeles dan mendalami dunia fesyen sekaligus mengambil pendidikan master psikologi di Universitas Pepperdine, dan lulus. "Aku tertarik mempelajari orang," katanya kepada Kontan.co.id, Rabu (21/8).

Baca Juga: Dinda Bakrie: Kami akan mencari mineral langka di dunia

Hingga akhirnya panggilan dari sang ayah Indra Bakrie pun datang. Dinda, begitu sapaan akrabnya mendapat tugas untuk mengurus salah satu anak usaha dari ENGR yakni EMP Mining Overseas.

"Sebetulnya sudah lama Papa ingin Aku mengurus bisnis. Tapi keputusan untuk saat ini datang dari diriku sendiri. Aduh, saya baru dua minggu nih," sahutnya merasa was was.

Namun kekhawatiran dirinya seolah berkurang setelah melihat sekeliling orang yang siap membantunya. Mulai dari para petinggi ENGR dan EMP Mining Overseas, hingga keluarga, termasuk sang ayah Indra Bakrie dan keluarga lainnya. "Ini yang membuat Aku terbantu," tuturnya.

Menjadi salah satu petinggi di EMP Mineral, Dinda sudah mendapat tugas untuk bisa mengoptimalkan bisnis perusahaan tersebut yang fokus pada hasil tambang mineral granit yang nantinya bisa menjadi salah satu bahan baku baterai dan produk elektronik lainnya.

"Tugas aku mengkomersialkan perusahaan ini dan dengan ilmu psikologi, aku harap bisa lancar," harapnya.

Dinda tahu, keputusan terjun menjadi pengusaha bakal membuat hidupnya berubah. Kebiasaan berolahraga mulai dari yoga dan lainnya, termasuk berkecimpung di dunia model bakal berkurang atau ditinggalkan sama sekali. "Terus terang bakal kangen, tapi aku tidak menyesal dengan semua itu," tuturnya.

Justru itu adalah bagian dari kehidupan yang terus berputar. "Hidup itu adalah petualangan," katanya dengan senyum yang manis.


Reporter: Markus Sumartomdjon
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0017 || diagnostic_api_kanan = 0.0024 || diagnostic_web = 0.2352

Close [X]
×