kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.881
  • SUN90,98 -0,39%
  • EMAS612.058 0,33%

Andien pilih yang aman tapi tetap cuan

Minggu, 17 Juni 2018 / 10:00 WIB

Andien pilih yang aman tapi tetap cuan



KONTAN.CO.ID - Artis identik dengan kehidupan glamor. Tak terkecuali, Andini Aisyah Hariadi. Di awal karier, penyanyi yang beken dengan nama panggung Andien ini sempat menghambur-hamburkan uang hasil menyanyi.

Tapi akhirnya, perempuan kelahiran 25 Agustus 1985 ini sadar, bahwa dirinya harus menyisihkan penghasilan dari dunia hiburan. Putusan itu juga tak lepas dari masukan saudara dan teman-temannya.

Awalnya, Andien menabung di bank. Cuma, belakangan dia tahu, laju inflasi yang lebih kencang dari bunga tabungan bisa menggerus uangnya yang tersimpan di bank.

Ia pun mencari informasi dan akhirnya memutuskan membiakkan uang hasil kerja kerasnya di instrumen investasi lain. Salah satu pilihannya: reksadana.

Alhasil, sejak empat tahun lalu Andien berinvestasi di reksadana. Penyanyi jazz ini menjatuhkan pilihan pada reksadana berbasis saham.

Andien punya alasan: potensi cuan dari reksadana jenis ini sangat besar. Tambah lagi, reksadana lebih aman ketimbang langsung berinvestasi di pasar saham, terlebih bagi investor pemula seperti dirinya.

Untuk jangka waktu investasi, pelantun lagu Bisikan Hati ini memilih menanamkan dananya di reksadana selama 5 tahun–10 tahun. "Memang, ini untuk jangka panjang. Jadi, tidak akan diambil dalam waktu dekat," ungkap Andien.

Hingga saat ini, Andien baru mengoleksi dua produk reksadana saham. Namun, dia rutin menambah kepemilikannya di kedua produk tersebut. Nilai asetnya  pun otomatis semakin gemuk dari modal awal.

Untung berlipat

Andien tidak menampik, imbal hasil dari dua produk reksadana sahamnya sudah berlipat ganda. Sayang, ia menolak menyebutkan angka persentasenya.

Yang jelas, ia sangat menikmati momen belajar dan mempraktikkan investasi di reksadana. "Kalau tidak untung, pasti sudah berhenti sejak lama," ujarnya pemenang kategori Artis Solo Wanita Pop Terbaik dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2015 ini.

Dalam memilih manajer investasi (MI), Andien membagikan tip: pilih peracik produk reksadana yang sudah terbukti kinerjanya. Jangan sampai silau dengan promosi dan strategi pemasaran dari MI.

Andien meyakini, MI yang mengelola dana dengan baik mampu menguntungkan para investor. "Tiap perusahaan aset manajemen mengaplikasikan  taktik berbeda dalam merespons harga saham yang bergerak dinamis," katanya.

MI meracik portofolio produknya dengan berbagai cara. Misalnya, menempatkan dana kelolaan di saham-saham unggulan yang prospektif. Atau, selektif memilih saham-saham yang tidak rentan terhadap sentimen negatif, baik dari internal maupun eksternal.

Selain itu, para manajer investasi melakukan rotasi sektor dan mengubah komposisi antara saham blue chip dan saham lapis kedua. Cara lainnya, mengikuti tren pasar (follow the market) dengan memburu saham-saham yang bullish di momen tertentu.

Tak cuma reksadana saham, Andien juga berinvestasi saham, Obligasi Ritel Indonesia (ORI), emas, dan sektor riil alias buka usaha.

Bisnisnya mulai kuliner, mode, pusat kebugaran, hingga properti. Dia membagi dananya ke reksadana saham sebesar 25%, saham 25%, emas dan ORI 10%, sedang sisanya untuk bisnis.

Dengan menyebar dana di banyak instrumen investasi dan bisnis, Andien optimistis, peluang untuk bisa menikmati masa depan sekaligus hari tua dengan baik bersama keluarganya jauh lebih besar.


Reporter: Ragil Nugroho
Editor: S.S. Kurniawan

TOKOH

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0274 || diagnostic_api_kanan = 0.1503 || diagnostic_web = 1.7085

Close [X]
×