Edukasi

Begini Cara Atasi Kecanduan Anak Terhadap Gawai Selama Pandemi

Senin, 12 Juli 2021 | 10:30 WIB   Reporter: Andy Dwijayanto
Begini Cara Atasi Kecanduan Anak Terhadap Gawai Selama Pandemi

KONTAN.CO.ID - Pandemi menyebabkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah terganggu, mau tidak mau metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) pun dilakukan. Sayangnya, metode ini dikeluhkan kurang efektif dan menyebabkan anak justru lebih dekat dengan gawai. Orangtua sulit membatasi anaknya memegang gawai dengan alasan untuk belajar padahal sebenarnya hanya bermain media sosial maupun game.

Stefanus Hutajulu, Guru Bina Bangsa School menyebut ada penurunan kualitas anak Indonesia yang terpampang nyata di mata publik. Anak yang terlalu menikmati gawai jadi tidak responsif dalam belajar dan sulit menyerap materi ajar. Oleh karena itu, menurutnya pemerintah perlu menyusun kurikulum online serta infrastruktur yang tepat agar anak bisa tetap mengembangkan potensinya.

“Sekarang anak-anak SD diberi foto pahlawan atau presiden itu tidak tahu, tetapi kalau gambar artis dan selebgram mereka tahu. Lagu-lagu perjuangan mereka tidak hafal, pancasila tidak hafal, tetapi kalau lagu populer hafal, ini berbahaya dalam jangka panjang kita harus sadar,” ujarnya kepada KONTAN, Rabu (7/7)

Baca Juga: Faktor Penting Melakukan Meditasi saat WFH di Masa Pandemi

Senada, Nurhawatip Guru SMA Budi Mulia Utama menyebut bahwa selama di rumah siswa sangat sulit belajar karena aura dan lingkungan belajar tidak tercipta. Belum lagi pengawasan orangtua yang minim karena juga melakukan WFH di rumah. Tanpa pengawasan, penggunaan gawai akan membuat penurunan daya ingat, daya tangkap dan merusak mata, bahkan membuat emosi anak sulit dikontrol.

Lalu bagaimana sih cara atasi ketergantungan anak terhadap gawai selama pandemi? simak ulasan berikut yang dirangkum dari berbagai sumber ;

Atur Jam Penggunaan

Karena relaksasi penggunaan gawai diberikan untuk kepentingan belajar, sebaiknya orangtua memberi aturan dalam penggunaan gawai. Salah satunya adalah jam penggunaan mengikuti waktu sekolah.

Selain itu, orangtua juga harus tegas dalam melaksanakan aturan dan jangan terlihat selalu dalam kondisi memenag gawai karena anak akan merasa diperlakukan tidak adil. Buatlah aturan bersama yang melibatkan anak untuk menentukan jam-jam berapa diperbolehkan memegang gawai.

Block aplikasi dan game

Anda  bisa membatasi penggunaan gawai untuk kegiatan yang diinginkan dengan memblock aplikasi berbahaya dan game yang tidak sesuai ketentuannya. Misalnya menggunakan password untuk mengakses Playstore maupun Applestore sehingga anak tidak akan menginstall aplikasi tanpa sepengetahuan kita.

Baca Juga: Olahraga Di Rumah Saat PPKM, Tenang Ada Rekomendasi Channelnya, lo.

Batasi Penggunaan Kuota Data

Anda perlu mengatur penggunaan data agar anak-anak tidak kebablasan dalam menggunakan gawai. Pembatasan ini perlu juga dibarengi dengan pemahaman bahwa kuota data atau internet itu berbayar sehingga akan timbul rasa tanggungjawab anak untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya.

Ajak anak bermain
Dalam situasi pandemi dan WFH memang orangtua akan kesulitan dalam mengatur waktu bermain bersama anak. Namun banyak permainan yang bisa dilakukan tanpa harus ikut selalu terlibat, salah satunya permainan mencari harta karun. Anda bisa membuat peta rumah dan menaruh sebuah ‘harta karun’ kemudian meminta anak untuk mencarinya, atau permainan lainnya. 

Nah bagi Anda yang kesulitan mengontrol aktivitas anak dengan gawainya, boleh terapkan empat hal di atas ya. Semoga anak-anak tidak ketergantungan terhadap gawai dan tetap aktif belajar selama pandemi. Selamat mencoba!

Selanjutnya: Cara Mudah Agar Anak Tidak Rewel Saat Kemping Keluarga

 

 

Editor: Andy Dwijayanto
Terbaru