kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.197
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS624.167 0,32%

Di sinilah stunt man berlatih bela diri

Sabtu, 06 Januari 2018 / 13:14 WIB

Di sinilah stunt man berlatih bela diri



KONTAN.CO.ID - PROFESI pemeran pengganti atawa yang lebih dikenal stunt man kerap dinilai sebagai profesi yang berbahaya. Namun tak disangka banyak orang yang tertarik masuk ke dunia tersebut. Stunt Fighter Community (SFC) menjadi salah satu komunitas bagi masyarakat yang tergoda belajar seni peran bela diri.

Pelatih utama SFC Indras Hidetora menceritakan, komunitas ini terbentuk pada tahun 2012. Stunt Fighter Community didirikan oleh Deswyn Pesik sebagai wadah untuk berlatih dan berbagi teknik bagi para pemeran pengganti. Di tempat ini, mereka juga berlatih koreografi pertarungan sinematografi.


Setelah lima tahun berdiri, komunitas ini kini memiliki cabang di Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Sukabumi, Bali, Manado, Makasar, Medan, dan Palembang. Anggotanya cukup banyak, ada 300 orang.

SFC telah menelurkan aktor bela diri figuran dan pemeran pengganti di beberapa film maupun sinetron. Sebut saja film GangsterDetachment Police Operation (DPO), Barricade, dan TEN.

Layaknya komunitas pada umumnya, komunitas SFC juga kerap menggelar kegiatan bersama. Semisal latihan bersama aktor bela diri Yayan Ruhiyan.

Lantaran bisa mewadahi hobi berlatih koreografi bela diri dan menjadi batu loncatan memasuki dunia acting. Banyak orang yang tertarik berlatih koreografi bela diri di SFC. "Sudah banyak anggota kami yang menjadi artis figuran dan pemeran pengganti," kata Indras.

Pemasok stuntman

Indras bilang, SFC juga bertujuan menyalurkan orang yang memiliki passion di bidang action. Tentu, hal ini memudahkan industri film untuk mencari stunt man. Menurutnya, motivasi calon anggota SFC biasanya ingin menjadi pekerja di industri sinema di Tanah Air.

Selain berlatih bela diri bersama, SFC juga menyediakan kelas acting. Bagi Anda yang hanya ingin berlatih bela diri saja, jangan khawatir. Sebab, "Di komunitas ini, anggota boleh datang hanya untuk sekadar berlatih," jelas Indras.

Muhammad Haniefan (24), seorang anggota SFC, menuturkan, SFC tidak hanya menjadi wadah menyalurkan hobinya. Pria yang merupakan atlet karate dari Provinsi Banten ini juga berkesempatan menjadi pemeran pengganti di film. Untuk peran itu, ia mendapat honor hingga Rp 1.000.000 per hari dalam setiap adegan film action.

Tak hanya itu, peluang menyalurkan talent-talent dunia akting juga bisa diraih setelah bergabung dengan SFC. Karenanya, Haniefan yang kerap menjadi pemeran figuran dalam beberapa sinetron dan film televisi (FTV) itu berharap bisa mengembangkan kariernya. "Ke depan saya berharap bisa berkarya dengan aktor-aktor bela diri papan atas dan mengembangkan kemampuan diri menjadi aktor," katanya.

Bagi Anda yang tertarik belajar menjadi pemeran pengganti atau ingin jadi artis film action, Anda boleh mendaftar menjadi anggota SFC yang berlatih di GOR Pasar Minggu setiap Rabu malam. Dalam durasi tiga jam, Anda akan mendapat kelas bela diri dasar, koreografi, dan acting.

 

Reporter: Ramadhani Prihatini
Editor: Dupla Kartini

KOMUNITAS

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0726 || diagnostic_web = 0.3306

Close [X]
×