HOME

Hal yang perlu Anda lakukan sebelum memutuskan punya anak

Selasa, 20 Juli 2021 | 17:00 WIB   Reporter: Raissa Yulianti
Hal yang perlu Anda lakukan sebelum memutuskan punya anak

KONTAN.CO.ID - Bagi pengantin baru, mungkin momen-momen saat pacaran dahulu adalah momen yang paling dirindukan. Bisa makan, jalan-jalan, dan berkeliling ke manapun hanya berdua adalah momen paling spesial dalam hidup.

Sayangnya, tidak semua pengantin baru ingin melakukan hal tersebut. Ada kalanya terdapat pasangan yang ingin langsung segera punya anak setelah menikah.

Tapi perlu anda ketahui hal-hal yang wajib anda dan pasangan lakukan sebelum benar-benar memutuskan untuk memiliki anak. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena belum sempat melakukan hal-hal ini sebelumnya, loh!

Berikut MomsMoney berikan hal yang harus dilakukan sebelum memutuskan punya anak yang dirangkum dari Café Mom, Todays Parent, Life Hacker, selengkapnya!

Baca Juga: Intip harga sepeda gunung anak Pacific X-Cross series Juli 2021, cuma Rp 2 jutaan

Habiskan waktu bersama teman

Habiskan waktu bersama teman-temanmu sebelum anda memiliki anak. Habiskan waktu untuk sekadar mengobrol dan bernostalgia mengenai masa mudamu bersama mereka.

Ini bisa anda lakukan karena jika sudah punya anak, hampir sebagian waktumu akan dipakai untuk mengurus keluarga, terutama anak.

Kelak anda akan kesulitan mengatur waktu hanya untuk bertemu teman-temanmu. Untuk itu, perlu anda lakukan hal ini untuk mempersiapkan mentalmu agar siap menjalani kehidupan selanjutnya.

Traveling bersama suami

Akan sangat menyenangkan pergi hanya berdua dengan orang yang dicinta tanpa ada gangguan apapun, terlebih bagi pengantin baru.

Dilansir dari Cafe Mom, sebelum memutuskan memiliki anak, anda bersama suami harus melakukan perjalanan seperti traveling ke tempat-tempat indah di dalam maupun luar negeri. Perjalanan pada masa ini akan meningkatkan intensitas keintiman dan romansa pada hubungan anda.

Tidur sampai siang

Saat memiliki anak, anda akan sering kurang tidur. Jangankan mendapat tidur yang cukup, bisa tidur 1-2 jam saja sudah bisa dibilang sebagai istirahat.

Bagi anda yang hobi bangun siang, sepertinya ini adalah momen yang tepat sebelum mempunyai anak. Tapi ingat, lakukan hal ini hanya pada hari Sabtu & Minggu, ya, agar tidak mengganggu aktivitas biasanya.

Pergi menonton bioskop dan makan di restoran

Ajak suami anda untuk menonton bioskop dan makan bersama di restoran. Jadikan momen ini sebagai nostalgia masa-masa pacaran dahulu.

Ini perlu dilakukan agar anda tidak merasa kaget. Karena saat punya anak kelak, waktu anda banyak tersita hingga bahkan untuk bersenang-senang saja anda tidak punya cukup waktu.

Baca Juga: Daftar harga sepeda gunung anak Polygon seri Relic per Juli 2021, hanya Rp 2 jutaan

Siapkan rencana kehamilan dengan jelas

Dikutip melalui Wakemed, anda wajib membicarakan hal ini bersama suami secara serius. Siapkan berbagai rencana kehamilan secara jelas, agar kelak tidak pelu kaget jika hal-hal tidak enak datang tiba-tiba.

Hal-hal yang disiapkan dalam rencana kehamilan ini meliputi:

  • Makanan yang perlu dimakan sebelum dan saat sedang hamil,
  • Gaya hidup seimbang yang mulai harus diubah
  • Suplemen tambahan yang akan dikonsumsi
  • Kondisi tubuh dan berbagai risiko penyakit secara genetik

Anda bersama suami bisa mengonsultasikannya bersama dokter. Pastikan bahwa anda sudah melakukan gaya hidup sehat agar cepat memiliki anak.

Cek dan pastikan finansial bersama

Jangan sembarangan memiliki anak tanpa persiapan keuangan yang jelas.

Menurut Wakemed, anda perlu memastikan untuk mencukupi keuangan dari keperluan utama, seperti:

  • Rumah
  • Pakaian
  • Popok bayi
  • Makanan, susu, dan gizi sehat lainnya
  • Biaya kesehatan
  • Transportasi
  • Perawatan anak
  • Pendidikan
  • Pengeluaran tak terduga, dll

Intinya, kebutuhan-kebutuhan di atas merupakan kebutuhan utama. Jangan sampai anda bersama suami tidak menyiapkan kebutuhan keuangan di atas hanya karena ingin segera memiliki anak atau atas dorongan dari pihak lain.

Pertimbangkan kesiapan mentalmu & pasangan

Pastikan anda bersama suami menghitung baik & buruknya memiliki anak pada kondisi mental saat ini. Jangan sampai ada salah satu pihak yang merasa belum siap atau dipaksa untuk punya anak. Hal tersebut lambat laun akan mengganggu keutuhan rumah tangga.

Selanjutnya: Pulihkan Kesehatan Mental dengan Terapi Musik, Yuk!

 

Editor: Raissa Yulianti
Terbaru