Wisata

Ini enam destinasi wisata prioritas pemerintah tahun 2021

Jumat, 24 Januari 2020 | 13:22 WIB   Reporter: Lidya Yuniartha
Ini enam destinasi wisata prioritas pemerintah tahun 2021

ILUSTRASI. Tempat wisata Raja Ampat menyimpan hampir 75% jenis karang di dunia serta menjadi hunian 1.000 lebih jenis ikan.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan memprioritaskan dukungan enam tujuan wisata di tahun 2021. Ini merupakan lanjutan dari dukungan yang sudah diberikan terhadap lima destinasi super prioritas di tahun ini.

"Dalam pemikiran kami adalah pemikiran yang sesuai dengan visi presiden. Kami melanjutkan lagi enam tujuan wisata prioritas itu ada Raja Ampat, Wakatobi, Morotai, Tanjung Lesung, Tanjung Kalayang, dan Pulau Seribu, itu jadi prioritas," ujar  Budi, Kamis (24/1).

Baca Juga: Jokowi minta Labuan Bajo siap selenggarakan G20 dan Asian Summit 2023

Supaya dukungan terhadap enam tujuan wisata tersebut dapat dijalankan, maka dukungan terhadap lima daerah pariwisata super prioritas yang dikerjakan saat ini harus rampung di tahun 2020.

Dukungan terhadap enam destinasi wisata di tahun depan pun masuk dalam lima program prioritas di 2021. Selain pembangunan konektivitas transportasi mendukung sektor pariwisata, program lainnya ada di sektor logistik, daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (TPK), Ibu Kota Negara Baru (IKN), serta pengembangan SDM.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa pun mengatakan sudah memberikan informasi kepada Kemenhub apa saja yang akan dilaksanakan di tahun 2020-2024. Dia pun berharap, program Kemenhub dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Pemerintah targetkan sebanyak 17 juta wisatawan mancanegara di tahun 2020

"Salah satu instrumen pertumbuhan ekonomi ada pariwisata, maka infrastruktur-infrastruktur di sekitar pariwisata dan MICE  itu didorong untuk dilakukan percepatan mulai 2021," ujar Suharso.

Dia juga berharap Kemenhub turut mendorong  pelayanan-pelayanan publik seperti transportasi publik di daerah-daerah wisata dan juga di daerah yang baru terkena bencana.

 


Editor: Wahyu Rahmawati


Terbaru