HOME

Orang terkaya dunia Bernard Arnault beberkan cara menjadi miliarder

Rabu, 09 Juni 2021 | 00:15 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Orang terkaya dunia Bernard Arnault beberkan cara menjadi miliarder


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada 4 Juni 2021, taipan mode asal Prancis Bernard Arnault, pemilik grup mewah LVMH menjadi orang terkaya di dunia dengan perkiraan kekayaan bersih US$ 190,3 miliar. 

Dan per hari Senin (7/6), kekayaan Arnault menurut data Forbes real time billionaires telah bertambah menjadi US$ 192,5 miliar atau setara Rp 2.752,7 triliun (kurs Rp 14.300).

Ini berarti bahwa ia telah melampaui Jeff Bezos dengan perkiraan kekayaan bersih US$ 186,7 miliar atau setara Rp 2.669,8 triliun dan Elon Musk, dengan perkiraan kekayaan bersih US$ 149,9 miliar atau setara Rp 2.143,5 triliun. 

Baca Juga: Jeff Bezos ungkap keinginan terdalamnya saat bersiap terbang ke luar angkasa

Sangat menarik untuk mempelajari beberapa tips dari Bernard Arnault tentang cara menjadi kaya. Mengutip, CEOWorld Magazine, ada empat tips cara menjadi kaya menurut Arnault.

1. Jangan terobsesi dengan uang

Bernard Arnault adalah salah satu pengusaha yang tidak mencari pendekatan terfokus pada uang tetapi memperhatikan potensi yang dapat dihasilkan oleh strategi yang diterapkan. 

Dia selalu mengatakan bahwa “uang hanyalah konsekuensi. Saya biasanya memberi tahu tim saya untuk tidak terlalu khawatir tentang keuntungan. Jika Anda melakukan pekerjaan Anda dengan baik, keuntungan akan datang”. 

Ini adalah pelajaran yang cenderung diikuti oleh banyak miliarder lainnya. Juga, informasi di atas dibuktikan dengan fakta sederhana bahwa Bernard Arnault tidak menjadi salah satu orang terkaya di dunia sampai beberapa tahun yang lalu.

Baca Juga: Cara Bernard Arnault membangun aset hingga jadi orang terkaya dunia

Butuh waktu agar taruhannya terbayar. Terakhir, tidak ada fokus pada kemenangan besar sejak awal.

2. Jangan pikirkan dirimu sendiri

Perbedaan antara Bernard Arnault dan miliarder lain seperti Elon Musk atau Bill Gates adalah bahwa yang dia pedulikan hanyalah mempromosikan mereknya, bukan dirinya sendiri. 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru