Profesi

Peluang bekerja sebagai freelancer saat pandemi Covid-19

Jumat, 07 Agustus 2020 | 22:22 WIB Sumber: Kompas.com
Peluang bekerja sebagai freelancer saat pandemi Covid-19

ILUSTRASI. Pegawai BNI melakukan video conference dengan nasabah untuk menjelaskan fitur Internet Banking BNI dari rumahnya di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

KONTAN.CO.ID -  Perkembangan kondisi perekonomian, dan juga teknologi informasi membuat geliat dunia kerja freelance tumbuh dengan pesat. Bahkan di masa pandemi, pilihan pola kerja lepas semacam ini kian menjadi andalan.

Dari mereka yang umumnya tenaga kerja permanen, menjadi karyawan kontrak sementara, pekerja lepas, maupun karyawan tidak tetap.

Public & Government Affairs Professional, Donna Murdijanto Priadi mengatakan, orang Indonesia mengenal gaya kerja semacam ini dengan sebutan freelancer. “ Freelancer ini sudah ada sejak lama dan terus bertumbuh,” kata Donna.

Donna menuturkan itu kepada Kompas.com seusai acara International Conference on Management in Emerging Markets (ICMEM) SBM ITB, Kamis (6/8/2020).

Dia menyebutkan, sebuah penelitian tahun 2019 mengungkap, dari 170 juta angkatan kerja tahun 2019, 30% di antaranya adalah freelancer. Jumlah itu kemungkinan meningkat tajam di masa pandemi Covid-19, mengingat banyaknya orang yang terkena pemutusan hubungan kerja.

Secara tidak langsung, hal ini pun menjadi peluang besar bagi mereka yang ingin terjun ke dunia freelancer.

Orang yang memiliki keahlian foto -misalnya, bisa mulai mencoba menjual foto mereka lewat Instagram. Orang yang bisa memasak, bisa mulai membuka bisnis kuliner atau katering.

Dalam jangkauan yang lebih luas dan besar, bentuk kolaborasinya bisa dilihat dalaman layanan macam GoJek atau Sayur Box.

“Tantangannya, seberapa besar orang tersebut menguasai keahliannya. Karena orang akan malas berkolaborasi dengan orang yang kemampuannya setengah-setengah,” ucap Donna.

Untuk itu, bagi mereka yang ingin mengambil kesempatan menjadi freelancer, Donna membagikan beberapa tipsnya.

Editor: Noverius Laoli


Terbaru