Sentuhan digitalisasi di pertemuan tahunan dokter spesialis jantung

Minggu, 07 November 2021 | 23:21 WIB   Reporter: Ahmad Febrian
Sentuhan digitalisasi di pertemuan tahunan dokter spesialis jantung

ILUSTRASI. ilustrasi kesehatan jantung, antioksidan, buah stroberi, strawberry, stetoskop, dokter, kedokteran (13/10/2016). Kontan/Alri kemas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Sentuhan digitalisasi terus meluas. Menggandeng platfom online, Alomedia dan Pengelolaan Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Banten menggelar The 20th Annual Progress in Cardiovascular Disease (APICD) 2021 .

APiCD 2021 merupakan rangkaian kegiatan ilmiah tahunan PERKI Banten diselenggarakan pada tanggal 6-7 November dan 13-14 November  Tahun ini APICD dilaksanakan secara online bekerja sama dengan platform Alomedika. 

“Ini  menjadi keuntungan.  karena dokter dan tenaga kesehatan lainnya dari seluruh Indonesia bisa ikut berpartisipasi dalam seminar ini tidak terbatas di lingkungan Provinsi Banten saja,” kata Eko Saputra, Ketua APiCD 2021, dalam paparan daring Sabtu (6/11). 

Ada yang berbeda dari APICD tahun ini. APICD tidak hanya ditujukan bagi tenaga kesehatan juga ditujukan kepada masyarakat awam. Menurut Eko, penyakit jantung masih menjadi penyebab tertinggi angka kematian di dunia dan Indonesia.

Hoaks dan mitos  berkembang pesat di masyarakat yang membuat orang semakin takut mendengar penyakit jantung ini. APICD berusaha untuk menyediakan sarana bagi para ahli jantung untuk menangkal atau mengklarifikasi informasi hoaks atau mitos tersebut. 

Sebanyak 70 dokter dokter spesialis Jantung yang tergabung dalam organisasi Perki Banten menulis dan menyusun sebuah buku berjudul 70 Mitos atau Fakta seputar Penyakit Jantung. Buku ini menyasar masyarakat awam. 

Selanjutnya: Komunitas pegiat mendaki Whatravel galakkan konsep pengurangan risiko pada traveler

Editor: Ahmad Febrian
Terbaru