Siap-siap ikut SNMPTN 2022, ini jadwal yang baru dirilis LTMPT

Kamis, 02 Desember 2021 | 11:05 WIB   Reporter: Adi Wikanto
Siap-siap ikut SNMPTN 2022, ini jadwal yang baru dirilis LTMPT

ILUSTRASI. Siap-siap ikut SNMPTN 2022, ini jadwal yang baru dirilis LTMPT

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Siap-siap mengikuti pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2022. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sudah menyampaikan pengumuman jadwal SNMPTN 2022.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran SNMPTN tahun 2022 bakal berlangsung online. Salah satu syarat pendaftaran SNPTN tahun 2022 adalah membuat akun LTMPT.

Nah, jika ingin kuliah di perguruan tinggi negeri tahun 2022, kamu perlu mengetahui jadwal pelaksanaan SNMPTN. Apalagi, pembuatan akun LTMPT untuk pendaftaran SNMPTN segera dibuka mulai awal tahun 2022 alias bulan depan.

Seperti diketahui, SNMPTN sebagai sarana untuk menyeleksi calon mahasiswa telah berlangsung sejak tahun 2008. Pada tahun 2011 SNMPTN dikembangkan menjadi dua pola yaitu pola penerimaan melalui penelusuran kemampuan dan prestasi akademik yang tetap menggunakan nama SNMPTN sebagai sistem seleksi nasional dan pola seleksi melalui ujian tertulis yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Sampai saat ini, jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi terdiri dari tiga, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri.

Melansir laman resmi LTMPT, jalur SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dan atau portofolio calon mahasiswa. Kuota daya tampung setiap program studi yang disediakan untuk calon mahasiswa baru yang mengikuti SNMPTN paling sedikit sebesar 20 persen dari total daya tampung.

Baca Juga: Pendaftaran rekrutmen Tamtama TNI AU gelombang 1 2022 dibuka, lulusan SMP masuk

Jadwal SNMPTN 2022

Berikut jadwal SNMPTN 2022:

  • Sosialisasi PDSS: 1 Desember 2021 - 8 Februari 2022
  • Sosialisasi SNMPTN: 1 Desember 2021 - 28 Februari 2022
  • Pengumuman kuota: 28 Desember 2021
  • Launching kegiatan PMB: 4 Januari 2022
  • Penetapan siswa eligible: 4 Januari - 8 Februari 2022
  • Pengisian PDSS: 8 Januari - 8 Februari 2022
  • Pendaftaran SNMPTN: 14 - 28 Februari 2022
  • Pengumuman hasil SNMPTN: 29 Maret 2022

Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa eligible yang mendaftar. PDSS mengakomodasi Kurikulum Nasional 2006 KTSP dan Kurikulum 2013.

Oleh karena itu, sekolah yang tidak menggunakan kurikulum nasional tidak diperkenankan mendaftar PDSS. Pengisian PDSS dilakukan oleh sekolah dan kebenaran data yang diisikan menjadi tanggung jawab kepala sekolah.

Syarat peserta SMPTN 2022

Bagi siswa yang ingin mendaftar jalur SNMPTN 2022, berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi:

  • Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2022 yang memiliki prestasi unggul
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN
  • Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS Memiliki nilai rapor semester 1 s.d. 5 yang telah diisikan di PDSS
  • Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio

Ketentuan pemeringkatan siswa SNMPTN 2022

Pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah yang pada dasarnya memperhitungkan nilai mata pelajaran sebagai berikut:

  • Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi
  • Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi
  • Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing
  • SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian

Sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat siswa apabila ada nilai yang . Sementara itu, jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah.

Syarat sekolah SNMPTN 2022

Sekolah yang bisa mendaftarkan siswanya di jalur SNMPTN 2022 harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN Ketentuan akreditas: A (40 persen terbaik di sekolahnya), B (25 persen terbaik di sekolahnya), C dan lainnya (5 persen terbaik di sekolahnya)
  • Mengisi PDSS berupa data siswa yang eligible sesuai dengan ketentuan

Pilihan Program Studi SNMPTN 2022

  • Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN
  • Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih  satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
  • Disarankan tidak  lintas minat (tergantung ketentuan PTN yang dituju)

Tahapan pendaftaran SNMPTN 2022

Ada 11 tahapan yang harus kalian lalui untuk mendaftar di SNMPTN 2022:

  1. Pengumuman kuota oleh LTMPT. Ini bagi sekolah yang sesuai dengan akreditasi dan jumlah siswa.
  2. Registrasi akun LTMPT bagi sekolah. Ini wajib bagi sekolah yang belum punya akun LTMPT, sekolah juga harus registrasi melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id.
  3. Registrasi akun LTMPT bagi siswa. Wajib bagi semua siswa kelas 12 di link laman https://portal.ltmpt.ac.id.
  4. Lihat data. LTMPT menginformasikan jumlah siswa yang eligible mendaftar SNMPTN berdasarkan akreditasi sekolah.
  5. Sekolah menentukan calon peserta.
  6. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
  7. Pendaftaran SNMPTN.
  8. Pilihan PTN dan program studi. Setidaknya pendaftar dapat memiliki paling banyak dua PTN.
  9. Pengunggahan portofolio. Wajib bagi peserta yang memilih program studi di bidang seni dan olahraga.
  10. Seleksi jalur SNMPTN. Ini berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN.
  11. Pengumuman terkait kelulusan hasil SNMPTN.
  12. Daftar ulang, sesuai dengan PTN tempat calon mahasiswa dinyatakan diterima.

 

Pengumuman kuota akan berlangsung pada 28 Desember 2021. Selanjutnya, LTMPT menyediakan layanan masa sanggah tentang kuota paling lambat Jum’at  17 Januari 2022, pukul 15.00 WIB.

Itulah jadwal SNMPTN 2022. Jangan sampai ketinggalan!

 

Selanjutnya: Perusahaan properti China mulai berencana terbitkan obligasi domestik

Editor: Adi Wikanto
Terbaru