Profesi

Simak 8 tips agar sukses saat wawancara kerja secara virtual

Rabu, 17 Juni 2020 | 00:08 WIB Sumber: Kompas.com
Simak 8 tips agar sukses saat wawancara kerja secara virtual

ILUSTRASI. Ilustrasi wawancara virtual


KONTAN.CO.ID -  Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak aktivitas yang tak mungkin dilakukan secara tatap muka, termasuk wawancara kerja.

Karena itu, kini banyak perusahaan melakukan wawancara kerja secara virtual. Keadaan ini mungkin menjadi hal yang baru bagi beberapa orang.

Bila kamu baru pertama kali menjalani wawancara kerja secara virtual, berikut delapan tips sukses yang bisa kamu coba untuk membuat pewawancara terkesan.

Baca Juga: Begini respons Jerman terkait rencana AS tarik 9.500 tentara

1. Siapkan perangkat

“Uji koneksi nirkabel atau internet dan perangkat lunak konferensi video beberapa kali sebelum wawancara,” kata Mr Grant Torrens, direktur regional agen perekrutan Hays Singapura.

Melakukan panggilan latihan dengan teman atau anggota keluarga akan memungkinkanmu memeriksa kualitas suara dan gambar dan terbiasa berbicara ke mikrofon.

Sebelum wawancara, kamu juga harus melakukan riset untuk membiasakan diri dengan fungsi-fungsi yang mungkin berguna, seperti layar atau berbagi file.

2. Pilih lokasi yang tepat

Pilih tempat yang tenang dan jauh dari gangguan. Latar belakang tidak harus berupa dinding putih, tetapi tempat yang ideal adalah tempat yang bebas dari kekacauan sehingga mudah bagi pewawancara untuk fokus pada dirimu.

"Pikirkan beberapa YouTuber favorit, misalnya," kata Deana Zafir, produser konten untuk agen perekrutan BGC Group.

"Sebagian besar dari mereka memiliki latar belakang netral yang menampilkan potongan tanaman atau tempat tidur yang bersih dan teratur,” imbuhnya.

Kamar dengan pencahayaan alami sangat ideal, tetapi menempatkan lampu dengan cahaya putih di depanmu juga merupakan pengganti yang baik.

Baca Juga: SKB lima menteri ini akan menentukan nasib tahun ajaran baru dan belajar di sekolah

3. Berpakaian Profesional

Wawancara virtual masih merupakan proses profesional, jadi kamu juga tetap harus berpakaian seolah-olah sedang menuju wawancara di kantor.

"Cara terbaik untuk memutuskan pakaian yang tepat adalah dengan bertanya kepada manajer perekrutan atau perekrut tentang pakaian apa yang sebaiknya kamu kenakan saat wawancara,” ujar Deana.

“Jika itu tampaknya pertanyaan yang terlalu mengintimidasi, cobalah mencari tahu tentang perusahaan di media sosialnya, untuk melihat bagaimana karyawan berpakaian pada hari kerja normal,” imbuhnya.

Deana menambahkan bahwa kemeja berkerah, blus, make-up tipis dan rambut rapi biasanya sudah cukup, tetapi dalam sebuah wawancara, selalu lebih baik untuk berpakaian rapi daripada berpakaian yang kasual.

4. Tepat waktu

"Masuk setidaknya 10 menit sebelum wawancara dimulai," kata Miya Toh, konsultan utama di perusahaan perekrutan Robert Walters. Tidak hanya sebagai tanda penghormatan, tetapi juga memungkinkanmu untuk masuk ke wawancara virtual yang tepat dan memastikan semuanya sudah diatur dengan benar.

Baca Juga: Memanas, Hong Kong sebut AS dan Taiwan kipasi api protes di wilayahnya

5. Biarkan alur percakapan

Untuk menghindari penundaan atau gangguan,Torrens juga menyarankan menunggu sebentar untuk memastikan pewawancara telah menyelesaikan pertanyaan sebelum kamu akan mulai menjawab.

Diam juga bisa menjadi lebih sulit ketika kamu tidak berada di ruangan yang sama, jadi jika kamu terjebak pada pertanyaan, tanyakan berapa lama waktu yang diberikan pewawancara untuk memikirkan jawabanmu.

6. Jangan membaca jawaban dari layar

“Jangan mengetik jawaban sebagai poin-poin dan merujuknya selama wawancara,”, kata Deana.Tidak hanya akan membuatmu terdengar robotik dan tak alami, tetapi pewawancara juga akan tahu hal itu.

Persiapkan respons alami dan biasakan dirimu dengannya terlebih dahulu.

7. Tetap terlibat

Kebanyakan orang cenderung lebih gelisah, dengan mata mereka yang tak fokus dan memandang kemana-mana, ketika pewawancara mereka tidak berada tepat di depanmu.

"Untuk melakukan kontak mata langsung, lihat kamera Webmu alih-alih wajah pewawancara di layar. Kamu juga harus duduk tegak, dengan kaki di tanah dan lengan di atas meja atau di pangkuan,” ujar Toh.

Deana menambahkan, "Cobalah untuk tidak mengguncang kaki atau mengetuk pena, karena suara itu akan ditangkap oleh mikrofon meskipun itu dari kamera,” ujar Deana.

Baca Juga: Hong Kong: Campur tangan AS dan Taiwan kipasi api protes di Hong Kong

8. Buat pernyataan penutup

Akhiri wawancara dengan mengucapkan terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatannya.

Toh menyarankan untuk menindaklanjuti dengan catatan penghargaan untuk memperkuat mengapa kamu tertarik pada kesempatan itu dan akan cocok untuk posisi dan perusahaan.

Tambahkan sentuhan pribadi seperti menyebutkan sesuatu yang kamu sukai selama wawancara untuk membuat perbedaan. (Dian Reinis Kumampung)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Tips Sukes Melakukan Wawancara Kerja Secara Virtual",

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Noverius Laoli


Terbaru