Sukses Digelar, Otobursa Tumplek Blek 2022 Raih Transaksi Rp 21 Miliar

Jumat, 09 September 2022 | 17:40 WIB   Reporter: Dendi Siswanto
Sukses Digelar, Otobursa Tumplek Blek 2022 Raih Transaksi Rp 21 Miliar

ILUSTRASI. Otobursa Tumplek Blek 2022 digelar di Parkir Timur Senayan.


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Setelah dua tahun tidak menggelar acara secara offline karena pandemi Covid-19, Otobursa Tumplek Blek hadir kembali dengan teman AutoBangkit pada tanggal 3 dan 4 September 2022 yang lalu.

Acara yang sukses digelar di Plaza & Parkir Timur Senayan tersebut telah dikunjungi sebanyak 51.409 pengunjung dan berhasil membukukan total transaksi senilai Rp 21 miliar. Nilai tersebut hampir menyentuh target transaksi yang ditetapkan pada awalnya sebesar Rp 23 miliar.

"Untuk target pengunjung tercapai 51.409. Namun target transaksi belum, hanya tercapai sekitar Rp 21 miliar," ujar Business Manager Otomotif Group Pius Anom Hendrikusomo kepada Kontan.co.id, Jumat (9/9).

Baca Juga: Obati Kerinduan Pecinta Otomotif

Piusa mengatakan, antusiasme pengunjung yang rindu akan kegiatan luar ruang otomotif , munculnya produk-produk baru, dan keragaman konsep acara yang atraktif menjadi salah satu keberhasilan acara yang sudah terhenti selama dua tahun ini.

Untuk diketahui, acara ini diikuti oleh lebih dari 200 tenan yang Tumplek Blek menjadi satu di area Parkir Timur Senayan. Beragam tenan otomotif yang menyajikan berbagai kebutuhan otomotif roda dua dan empat berhasil memenuhi dahaga kebutuhan otomotif pengunjung yang hadir.

"Kami selaku penyelenggara Otobursa Tumplek Blek 2022 sangat bersyukur dengan animo pengunjung yang hadir sesuai harapan kami dan diikuti dengan jumlah transaksi yang juga sangat baik," katanya.

Baca Juga: Otobursa Tumplek Blek 2022 Digelar Akhir Pekan Ini, Cek Lokasi dan Harga Tiketnya

Namun apabila dibandingkan dengan Otobursa Tumplek Blek 2019, target transaksi maupun target pengunjung mengalami penurunan. Misalnya saja pada tahun 2019 jumlah pengunjungnya yang hadir sekitar 73.229 pengunjung dengan nilai transaksi yang mencapai Rp 33,07 miliar.

"Sayangnya turun. Sesuai prediksi kami ketika set up target tahun ini ," ungkapnya.

Editor: Noverius Laoli

Terbaru