Tarif diskon Home Charging Ultima PLN Mobile tawarkan hemat hingga Rp178/km. Temukan cara maksimalkan keuntungan EV Anda sekarang!
Kemenangan Takaichi memicu kekhawatiran investor. Rencana penangguhan pajak penjualan 8% berisiko besar bagi keuangan negara.
Yang terpenting, penurunan saham itu tidak signifikan. Jadi koreksi seperti ini masih tergolong wajar.
Pergerakan valas utama diprediksi volatil, beberapa mata uang berisiko terancam koreksi. Ketahui strategi defensif agar investasi Anda tetap aman.
BREN dan CUAN anjlok puluhan persen sejak awal tahun. Apakah masuknya ke IDX80 bisa jadi momentum bangkit? Simak analisis target harganya.
Bendera manufaktur Indonesia berkibar di Qatar. TRK Valves menjadi satu-satunya wakil industri manufaktur nasional di ajang LNG 2026.
OJK pastikan RBC asuransi umum di 335,22%, jauh di atas ambang batas. Meski demikian, ada anomali pada total premi komersial.
Para pengembang berlomba berinovasi menghadirkan produk properti sesuai dengan kebutuhan pasar di tengah tren suku bunga rendah.
Volatilitas IDX80 meningkat tajam setelah masuknya BREN, CUAN, HRTA. Lindungi portofolio Anda! Simak strategi mitigasi risiko.
IHSG anjlok 4,73% sepekan, investor asing net sell Rp 3,62 T. Analis ungkap pemicu dan saham yang direkomendasikan untuk pekan depan.
Saham BREN, CUAN, HRTA baru masuk IDX80. Akankah tekanan asing merusak potensi jangka menengah? Cek prospeknya di sini.
Jumlah kelas menengah RI turun jadi 46,7 juta. Ini sebabnya daya tahan ekonomi domestik tertekan dan mengapa konsumsi stagnan.
Tim putra Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu dalam BATC usai kalah 1-3 dari tim putra Jepang.
Kondisi ekonomi yang tidak menentu menjadi salah satu faktor penjualan. Konsumen memilih menunda pembelian.
Outstanding P2P lending melesat 25,44% pada 2025. Proyeksi 2026 tetap tinggi, namun ada faktor yang membuat laju melambat. Simak peluangnya!
IHSG ambles di bawah 8.000, asing jual bersih Rp 3,62 triliun. Temukan saham berfundamental kuat yang berpeluang cuan di tengah koreksi ini.
Capaian pra penjualan CBDK di 2025 hanya 85% dari target. Ternyata, ada segmen yang justru melonjak drastis di akhir tahun
Jumlah kelas menengah diproyeksi turun drastis di 2025. Ini sinyal bahaya bagi konsumsi dan stabilitas ekonomi nasional.
Rugi neto JGLE melebar 74% menjadi Rp 46,42 miliar di 2025. Penurunan pendapatan dan kenaikan beban pokok jadi pemicu utama.