Edukasi

Belajar dari kasus WN Perancis, ini cara agar anak terhindar dari kekerasan seksual

Jumat, 10 Juli 2020 | 16:11 WIB   Reporter: Tiyas Widya Septiana
Belajar dari kasus WN Perancis, ini cara agar anak terhindar dari kekerasan seksual

ILUSTRASI. Belajar dari kasus WN Perancis, ini cara agar anak terhindar dari kekerasan seksual. Tribunnews/Jeprima

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus WN Perancis yang mencabuli lebih dari 300 anak-anak di Jakarta, menjadi pembelajaran bagi para orang tua pentingnya edukasi seksual pada usia dini. Minimnya edukasi mengenai tentang pendidikan seks dan kekerasan seksual, menjadi sebab banyaknya anak yang mudah menjadi korban.

Anggapan pendidikan seks yang selalu mengarah pada kegiatan, menghambat kesadaran masyarakat dan anak-anak pada kekerasan seksual. Mulai sekarang, penting bagi Anda para orang tua untuk memberikan pembelajaran tentang seksual, bagaimana cara menjaga bagian pribadi anak, dan cara menghindari kekerasan seksual. Berikut beberapa kiat yang bisa diajarkan pada anak agar terhindar dari kekerasan seksual.

Baca juga: Penting bagi orang tua, ini 5 kalimat terlarang yang tidak boleh diucapkan pada anak 

  • Bicarakan mengenai bagian-bagian tubuh 

Kasus WN Perancis kali ini cukup membuat resah para orang tua tentang keselamatan buah hati mereka. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memberikan pengetahuan tentang bagian-bagian tubuh, terutama bagian pribadi kepada anak. Ajarkan pada anak mengenai bagian-bagian tubuh mereka dan fungsinya. 

Dilansir dari Child Mind Institute, memberikan informasi mengenai bagian pribadi dan siapa saja yang boleh melihat dan tidak sangat penting. Sampaikan jika hanya orang tua dan dokter yang boleh melihat dan memeriksa bagian pribadi mereka. Orang di luar tidak boleh melihat bahkan menyentuh area tersebut.

  • Perhatikan dengan siapa buah hati Anda bergaul

Perhatikan dengan siapa buah hati Anda bermain. Mintalah nomor telepon teman buah hati Anda, terutama orang tua mereka. Menjalin komunikasi dengan teman-teman si kecil bisa meminimalisir adanya pelecehan seksual pada anak. 

Ajarkan anak agar tidak gampang diajak kemana-mana oleh orang asing, terlebih orang dewasa. Kejadian WN Perancis besar kemungkinan orang tua terlalu percaya dengan orang asing, dan tidak memberikan pengetahuan yang cukup kepada buah hati mereka. Jika ada yang ingin mengajak bermain, mintalah mereka untuk bermain di tempat umum dengan banyak orang yang cukup untuk mengawasi buah hati Anda. 

  • Baca dan cari informasi tentang kekerasan seksual pada anak

Anda juga perlu menambah pengetahuan mengenai kekerasan seksual pada anak. Ada banyak sumber terpercaya baik dalam maupun luar negeri yang bisa memberikan informasi mengenai hal ini. Dilansir dari today.com, mempelajari tanda-tanda korban kekerasan seksual juga penting bagi orang tua. 

Tiap korban memiliki cara mereka masing-masing untuk bereaksi dengan trauma kekerasan seksual. Beberapa dari korban akan mengurung diri, bahkan mengalami depresi, ada yang sengaja merubah gaya berpakaian dan bersikap mereka. Hal ini dilakukan untuk mengatasi trauma yang mereka alami, jadi penting bagi Anda untuk menaruh perhatian pada perubahan buah hati Anda. 

  • Ajarkan pada anak jika tidak ada yang boleh memegang atau memotret bagian pribadinya

Bagian pribadi merupakan area yang tidak sembarang orang boleh melihat, memegang, bahkan mengabadikannya lewat foto maupun video. Modus WN Perancis sebagai fotografer kemudian melakukan pelecehan seksual dan merekamnya, menjadi tanda pentingnya edukasi seksual pada anak. 

Memberikan pengetahuan tentang hak atas tubuh terutama bagian pribadi menjadi penting, karena maraknya kekerasan seksual terutama pada anak. Berikan pengertian jika bagian pribadi mereka merupakan hak mereka dan tidak ada yang boleh melihat bahkan memotretnya.  

Editor: Tiyas Septiana


Terbaru