Coba lima hal ini untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak

Jumat, 17 September 2021 | 15:54 WIB Sumber: Kompas.com
Coba lima hal ini untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak

ILUSTRASI. Coba lima hal ini untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak

KONTAN.CO.ID - Sudah menjadi tugas orangtua untuk membekali anak mereka dengan berbagai skill yang diperlukan saat anak beranjak dewasa. Mulai dari cara mengambil keputusan, komunikasi, hingga sikap bertanggung jawab. 

Belajar untuk bertanggung jawab memang tidak mudah. Pasalnya, bertanggung jawab atas tindakan dan kata-kata kita terkadang menimbulkan perasaan tidak nyaman, membuat banyak orangtua bingung bagaimana metode yang tepat untuk mengajarkannya. 

Namun tak perlu khawatir, ada lima tips untuk mengajari anak bagaimana cara bertanggung jawab, seperti dilansir dari Moms, berikut ini. 

1. Dimulai dari hal kecil 

Sama seperti saat mengajarkan hal lain pada anak, lakukan dari langkah kecil alias “baby step” saat mengajarkan anak tentang tanggung jawab.  Lakukan secara perlahan, namun sejak dini. Misalnya, saat anak bermain dengan puzzle dan mendadak ia ingin membaca sebuah buku. 

Baca Juga: Masyarakat Perlu Digerakkan Bergotong-Royong dalam Rangka Pemerataan LiterasiDigital

Ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk mengajari anak tanggung jawab dengan mendorongnya membereskan sesuatu terlebih dahulu sebelum memulai hal baru. 

Cara ini dapat membuat anak menyadari bahwa mereka harus bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya. 

2. Konsekuensi 

Meski tidak semua hal tentang tanggung jawab melibatkan kedisiplinan, tetap saja semuanya berbicara tentang konsekuensi. 

Konsekuensi juga tidak selalu berarti negatif, hanya buah dari kata-kata atau perilaku. Karena itu, anak perlu memahami bahwa akan ada konsekuensi dari apa yang mereka lakukan, terlepas baik atau buruknya. 

Semuanya bisa dipelajari dengan cara sederhana dan sendirinya. Misalnya, jika sedang musim hujan dan anak malas membawa payung saat keluar rumah, biarkan saja. Setelah itu, mereka akan memahami bahwa kebasahan merupakan konsekuensi alami karena malas membawa payung. 

3. Budaya tanggung jawab 

Sebaiknya setiap keluarga menetapkan “budaya tanggung jawab.” Artinya, setiap orang yang tinggal di sana bertanggung jawab atas tindakan mereka. 

Baca Juga: Anak Kecanduan Game? Bisa Jadi Itu Gejala Gaming Disorder

Hal ini perlu dilakukan karena anak kecil perlu melihat anggota keluarga lain selain ibu, seperti ayah dan saudara laki-lakinya, bertanggung jawab atas kekacauan yang mereka buat. 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru