Otomotif

Electrovair milik General Motors jadi awal sejarah mobil listrik

Senin, 06 Juli 2020 | 12:03 WIB Sumber: Carscoops
Electrovair milik General Motors jadi awal sejarah mobil listrik

ILUSTRASI. Electrovair II, saksi sejarah panjang mobil listrik oleh General Motors

KONTAN.CO.ID - General Motors (GM) memiliki sejarah panjang soal penemuan mobil listrik.

Sebelumnya dalam catatan sejarah, GM telah mengerjakan kendaraan listrik selama lebih dari satu abad. Salah satu yang fenomenal adalah Electrovair pertama yang dirills pada tahun 1964.

Melansir dari carscoops, nama mobil ini diambil dari Chevrolet Corvair yang fenomenal. Tentunya seperi Corvair yang memiliki mesin yang terletak di bagian belakang dan memiliki pendingin udara. Electrovair mengambil langkah lebih baik dengan mesin yang digantikan oleh motor listrik 90 horsepower (hp) (67 kW / 91) yang ditenagai oleh baterai 450 volt.

Dengan spesifikasi tersebut, Electrovair tentunya belum semumpuni teknologi masa kini. Hal tersebut karena tujuan mobil ini dikembangkan untuk menguji kelayakan kendaraan listrik dan kemampuan baterainya saja.

Dua tahun kemudian,  tepatnya pada 1966, GM memperbaruinya dengan nama Electrovair II yang memiliki sejumlah perbaikan. Salah satu perubahan terbesar adalah pada bagian motor listrik yakni dikembangkan hingga 115 hp (85 kW / 117 PS).

General Motors

Sumber: General Motors

Electrovair II hampir memiliki peningkatan sebesar 28% dari mesin sebelumnya. Hal itu membantu Electrovair II untuk mencapai kecepatan tertinggi 80 mph (129 km / jam).

Bukan hanya satu perubahan, model ini menampilkan baterai sebesar 532 volt yang lebih kuat yang menyediakan jangkauan 40-80 mil (64-129 km).

Beberapa tahun kemudian, teknologi kendaraan listrik milik GM ditunjukkan kepada dunia ketika seri Lunar Roving Vehicle mendarat di bulan pada tahun 1971. GM bermitra dengan Boeing, produsen pesawat pada proyek tersebut. 

Electrovair tidak pernah dimaksudkan untuk produksi karena teknologinya tidak mampu diproduksi massal. Tetapi dengan sejarah ini dapat dilihat untuk membuka jalan bagi EV modern dari GM di masa depan tentunya dengan keunikan rear engine tersebut.

 

 

 

Editor: Bimo Kresnomurti


Terbaru