OTOMOTIF - Simak cara merawat motor setelah mudik lebaran. Setelah menempuh perjalanan jauh, motor membutuhkan perawatan agar tetap dalam kondisi optimal.
Perjalanan panjang dapat menyebabkan kotoran menempel, oli berkurang, rem aus, hingga ban mengalami penurunan kualitas.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan setelah perjalanan agar motor tetap aman dan nyaman digunakan.
Baca Juga: Mobil Listrik Tidak Dibekali dengan Ban Serep, Mengapa Demikian?
Tips merawat motor setelah mudik lebaran
Berikut beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan setelah perjalanan jauh, dilansir dari laman PTT Lubricants.
1. Mencuci dan Membersihkan Motor
Setelah digunakan dalam perjalanan, motor kemungkinan besar akan memiliki noda seperti jelaga, tanah, atau lumpur. Mencuci dan membersihkan motor bisa menjadi hal pertama yang perlu dilakukan.
Saat Anda membiarkan motor tetap kotor dalam waktu lama dapat membuat noda sulit dibersihkan, bahkan menyebabkan karat. Selain itu, warna motor juga bisa berubah jika tidak segera dibersihkan.
2. Memeriksa Level Oli Mesin
Memeriksa level oli mesin penting dilakukan, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun setelah perjalanan jauh. Pengendara disarankan untuk melakukan pengecekan rutin guna memastikan apakah level oli masih dalam batas normal.
Saat memeriksa dengan dipstick, pastikan level oli berada pada posisi yang ditentukan, tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika level oli turun secara tidak normal, segera periksa apakah ada kebocoran di sekitar mesin atau konsultasikan dengan mekanik profesional.
Baca Juga: Cek 8 Hal Persiapan Fisik Mobil Ini Sebelum Mudik Agar Aman dan Nyaman di Perjalanan
3. Memeriksa Level Minyak Rem
Keamanan saat berkendara sangat bergantung pada sistem pengereman. Setelah perjalanan panjang, pastikan minyak rem masih berada dalam batas normal dan sistem pengereman bekerja dengan baik. Selain itu, periksa juga kondisi kampas rem. Jika terlalu tipis atau sudah aus, segera ganti agar tetap aman saat digunakan.
4. Memeriksa Sistem Kelistrikan
Selain mesin dan rem, sistem pencahayaan juga harus diperhatikan. Pastikan semua lampu penting, seperti lampu depan, lampu belakang, lampu sein, lampu rem, dan lampu indikator di dashboard berfungsi dengan baik. Jika ada yang tidak berfungsi, segera perbaiki atau ganti agar motor siap digunakan kembali.
5. Memeriksa Kondisi Ban
Kondisi ban harus diperiksa secara rutin untuk memastikan siap digunakan. Pastikan tekanan udara dalam ban berada dalam batas normal serta tidak ada tonjolan atau benda asing yang menempel.
Cara sederhana untuk mengecek elastisitas ban adalah dengan menekan ban menggunakan kuku dan melihat apakah bekas tekanan dapat kembali seperti semula.
Jika ban terlalu keras, daya cengkeramnya di jalan akan berkurang. Selain itu, kedalaman alur ban tidak boleh kurang dari 3 mm.
Apabila ditemukan retak atau sobek, segera ganti ban untuk mencegah kecelakaan di kemudian hari.
Tonton: Pertamina Diskon BBM Rp300 Per Liter, Ini Caranya!
Selanjutnya: Tarif Impor Trump Pengaruhi Fundamental Rupiah dan Neraca Pembayaran Indonesia
Menarik Dibaca: Bagaimana Cara Simpan Voice Note WhatsApp Jadi MP3? Ikuti Cara Berikut Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News