Jenis-jenis pembuluh darah pada tubuh manusia serta fungsinya

Rabu, 08 September 2021 | 15:26 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Jenis-jenis pembuluh darah pada tubuh manusia serta fungsinya

ILUSTRASI. Jenis-jenis pembuluh darah pada tubuh manusia serta fungsinya.


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pembuluh darah memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya satu, namun ada tiga jenis pembuluh darah dan masing-masing memiliki fungsi tersendiri.

Melansir dari Lumen Learning, fungsi dari pembuluh darah adalah mengangkut darah yang mengandung oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. 

Selain oksigen dan nutrisi, darah juga mengangkut zat-zat sisa yang nantinya akan dikeluarkan oleh tubuh seperti karbon dioksida.

Darah mengalir dalam pembuluh darah dari jantung menuju seluruh tubuh, kemudian kembali lagi ke jantung. Pembuluh darah saling berhubungan hingga organ-organ terdalam tubuh. 

Baca Juga: 3 Tokoh Indonesia masuk 50 muslim paling berpengaruh di dunia 2021, ini daftarnya

Jika digabung dan disambungkan, pembuluh darah mencapai panjang 96 km lebih. Panjang ini cukup untuk mengelilingi Bumi hingga tiga kali.  

Ada tiga jenis pembuluh darah yang dimiliki manusia, seperti dikutip dari Web MD. Berikut ini penjelasan dan fungsi dari masing-masing jenis pembuluh darah.

pembuluh darah manusia

  • Pembuluh arteri

Pembuluh arteri mengangkut darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh ini juga bisa dikenal sebagai pembuluh nadi.

Jika Anda mencoba menekan pergelangan tangan dan merasakan denyutan, denyut tersebut berasal dari pembuluh arteri.

Darah yang diangkut melalui pembuluh nadi adalah darah bersih karena kaya akan oksigen. Pembuluh arteri memiliki sifat yang elastis, tebal, dan kuat.

Pembuluh ini bercabang-cabang agar bisa menjangkau berbagai organ dalam. Cabang arteri yang lebih kecil disebut arteriola. 

Baca Juga: Tips untuk mengatasi kebiasaan suka menunda pekerjaan, mahasiswa wajib tahu

  • Pembuluh vena

Fungsi dari pembuluh vena adalah mengangkut darah menuju jantung. Darah dari organ-organ yang sudah tidak mengandung oksigen akan dibawa ke jantung melalui pembuluh vena. 

Darah yang mengandung sedikit oksigen tersebut biasa disebut dengan darah kotor. Berbeda dengan pembuluh arteri, pembuluh vena tidak elastis dan lebih tipis.

Pembuluh vena juga memiliki cabang-cabang yang disebut venula. Denyut pembuluh vena tidak terasa dibandingkan dengan pembuluh nadi. Kita juga bisa melihat pembuluh ini karena cukup terlihat di permukaan kulit. Pembuluh vena biasanya berwarna kebiruan dan bercabang. 

Bersumber dari Visible Body, pembuluh arteri dan vena memiliki tiga lapisan.

  • Tunika externa: Lapisan pembuluh darah paling luar.
  • Tunika media: Lapisan pembuluh darah bagian tengah.
  • Tunika intima: Lapisan pembuluh darah bagian dalam.

Pembuluh kapiler

Berbeda dengan vena dan arteri, pembuluh kapiler memiliki ukuran yang sangat kecil. Pembuluh kapiler menjangkau hingga bagian dalam jaringan tubuh. 

Di dalam pembuluh ini terjadi pertukaran gasoksigen dan karbon dioksida, serta nutrisi. Pembuluh kapiler mengangkut darah dari arteriola menuju venula.  

Karena memiliki ukuran yang kecil, pembuluh kapiler tidak memiliki lapisan seperti arteri dan vena. 

Selanjutnya: BUMN Balai Pustaka buka lowongan magang untuk fresh graduate, ini persyaratannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru