Edukasi

Kemendikbud: LDBI dan NSDC 2020 bantu wadahi kemampuan literasi siswa SMA

Jumat, 30 Oktober 2020 | 10:14 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Kemendikbud: LDBI dan NSDC 2020 bantu wadahi kemampuan literasi siswa SMA

ILUSTRASI. Kemendikbud: LDBI dan NSDC 2020 bantu wadahi kemampuan literasi siswa SMA. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/kye/18


KONTAN.CO.ID -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar kompetisi debat untuk siswa SMA. 

Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Student Debating Champoinship (NSDC) tahun 2020 diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat. 

Dilansir dari laman resmi Kemendikbud (29/10/2020), kompetisi tersebut diadakan untuk mewadahi kemampuan literasi dan komunikasi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). 

"Kompetisi ini sangatlah penting karena sangat mempengaruhi cara berkomunikasi generasi muda di mana kemampuan berpikir kritis dan analitis menjadi kunci masa depan mereka," ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, dikutip dari laman Kemendikbud, saat menutup LDBI dan NSDC 2020 (27/10/2020). 

Nadiem juga menambahkan jika ajang ini bukan hanya lomba kecakapan berkomunikasi. Kompetisi ini juga merupakan bekal masa depan peserta lomba. 

Mengembangkan kemampuan berpikir kritis

Mendikbud menyampaikan harapan agar peserta mampu mengembangkan diri. Diharapkan siswa mampu menjadi individu yang merdeka berpikir dan demokratis. 

Antusiasme dan motivasi untuk terus mengembangkan wawasan, gagasan, serta ide dan kemampuan berkomunikasi tidak boleh berhenti sampai di kompetisi ini. 

Baca Juga: Pelajar, ada beasiswa dari Global Youth Action untuk siswa SMA sederajat

LDBI dan NSDC 2020 bertujuan melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, konstruktif dan responsif siswa SMA. 

Siswa dilatih untuk menggali informasi tentang isu aktual baik nasional maupun internasional. 

Mereka juga berlatih untuk mendengarkan dan menyampaikan pendapat dengan baik di kompetisi ini. 

Diselenggarakan secara daring

Pelaksanaaan LDBI dan NSDC 2020 kali ini dilakukan secara daring, mengingat masih berlangsungnya pandemi Covid-19. 

Pelaksana tugas (PLT.) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Asep Sukmayadi, menyampaikan, keterampilan pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan kritis menjadi salah satu modal untuk bertahan di tengah pandemi. 

Kemampuan tersebut juga menjadi modal untuk menghadapi perubahan yang begitu cepat. 

LDBI dan NSDC tahun ini juga kali pertama menghadirkan peserta dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). 

Haura, siswa SILN di Riyadh, merupakan salah satu peserta LDBI dan NSDC 2020. Haura mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya karena berpartisipasi dalam kompetisi ini. 

Selanjutnya: Lulusan luar negeri? Ini persyaratan untuk menyetarakan ijazah luar negeri Anda

 

Editor: Tiyas Septiana


Terbaru