Malaysia siap menyambut wisata medis, Indonesia juga harus sigap

Rabu, 10 November 2021 | 23:48 WIB   Reporter: Ahmad Febrian
Malaysia siap menyambut wisata medis, Indonesia juga harus sigap

ILUSTRASI. ilustrasi kesehatan jantung, antioksidan, buah stroberi, strawberry, stetoskop, dokter, kedokteran (13/10/2016). Kontan/Alri kemas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setiap tahun, penyakit jantung merenggut banyak nyawa di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO (World Health Organization) menyatakan, penyakit kardiovaskular sebagai penyebab utama kematian di dunia. 

Penyakit ini merenggut sekitar 17,9 juta jiwa setiap tahun. Atau 32%  dari semua kematian secara global. 

Untuk mengatasi hal ini, sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia terus mengembangkan langkah-langkah untuk menangani berbagai macam penyakit. Termasuk di Malaysia. 

Pusat Kardiologi Asia memiliki total 12 rumah sakit utama. Termasuk Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur, Gleneagles Hospital Penang, dan Pantai Hospital Kuala Lumpur.  Selain itu, total 48 rumah sakit dari 73 rumah sakit yang ada di Malaysia telah menjadi anggota Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) dengan memiliki fasilitas lengkap untuk memenuhi permintaan perawatan jantung.  

“”Malaysia terus meningkatkan pengalaman pasien untuk menyambut wisatawan perawatan kesehatan kembali,” kata  CEO Malaysia Healthcare Travel Council, Mohd Daud Mohd Arif, dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co,id, Rabu (10/11).

Nah, Malaysia begitu sigap menyambut wisata medis pasca pandemi. Seharusnya Indonesia melakukan hal serupa. 

Selanjutnya: GIIAS resmi di gelar, Gaikindo berharap bisa mendorong kenaikan penjualan mobil

Editor: Ahmad Febrian
Terbaru