kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Mengejar untung dari hobi motovlog

Sabtu, 02 Juni 2018 / 19:00 WIB

Mengejar untung dari hobi motovlog



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kegiatan video blog atau dikenal dengan ngevlog sedang menjadi fenomena. Tidak hanya di kalangan anak muda, banyak juga orang tua, artis, maupun pejabat termasuk juga Presiden Joko Widodo yang hobi ngevlog. Seiring dengan makin banyaknya orang yang gandrung, terbentuklah beberapa komunitas untuk menyalurkan aksinya. Tidak hanya sekedar hobi, ngevlog juga bisa menghasilkan uang.

Saat ini terdapat beberapa jenis vlog, seperti daily vlog atau vlog harian, hingga motovlog alias ngevlog sambil naik motor. Bukan sekedar ajang untuk eksis, tapi ngevlog di atas kuda besi ternyata juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah

Salah satu komunitas yang menaungi para motovloger adalah Kaskus Motovlog (KMV). Komunitas ini terbentuk sejak Januari 2016 di forum komunitas terbesar di Indoneisa, yaitu Kaskus. Komunitas ini ada untuk menggabungkan banyak motovlogger yang bertebaran di Youtube.

Bonky, salah satu pentolan KMV ini mengatakan, tujuan motovlogger selain untuk menjalin tali silaturahim, para anggota juga dapat sharing berbagai hal, mulai dari hal terkait otomotif atau seputar vlogging.

Kaskus motovlog mendapat dukungan dari Kaskus, salah satunya kita pernah menjadi pembicara di beberapa event Kaskus yang membahas semua tentang vlogging ketika sedang booming di Youtube Indonesia, kata mahasiswa berusia 21 tahun ini kepada KONTAN, Kamis (31/5).

Bonky sudah menjadi bagian dari KMV sejak tahun 2016. Alasannya mengikuti komunitas ini adalah untuk mencari teman sharing seputar motorvlogging. Selain dia juga ingin memperluas jaringan komunikasi. Dia mengaku dari komunitas ini, dia telah mendapat banyak teman yang memiliki hobi naik motor.

Kebijakan baru Youtube

Dengan komunitas ini, Bonky juga bisa mengembangkan channel Youtube-nya. Dia mengaku sudah meraup hingga 12.000 subscibers sehingga bisa menghasilkan uang dari video Motovlog-nya. Sebab, Youtube akan membayar seorang konten kreator dengan jumlah upload vlog yang banyak disukai. Nilainya tergantung dari jumlah klik yang dihasilkan.

Namun Bonky mengakui, untuk menghasilkan uang dari Youtube, lebih susah seiring dengan adanya kebijakan Youtube yang baru. "Kebijakan Youtube baru, untuk menghasilkan uang minimal 1.000 subscribers dan watch time mencapai 4.000 jam," imbuhnya.

Dia bilang, selama ini mampu meraup pendapatan rata-rata Rp 500.000–Rp 700.000 per bulan dari Youtube Indonesia. Uang tersebut cukup berarti bagi mahasiswa seperti dirinya.

Syahrain Kuswanda, salah satu pendiri KMV lain mengaku, awalnya hanya iseng untuk eksis mendokumentasikan diri saat mengendarai motor. Namun setelah itu, dia merasa butuh arah dan panduan dari komunitas untuk meningkatkan kemampuannya. Seiring berjalannya waktu, ternyata banyak manfaatnya.

"Saya mendapatkan ilmu mengenai dunia motovlog dan otomotif, dan tentunya mendapatkan pengalaman seru dan teman-teman yang sangat berharga," ujarnya.


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih
Editor: Dupla Kartini

KOMUNITAS

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0271 || diagnostic_api_kanan = 0.4227 || diagnostic_web = 1.9114

Close [X]
×