HOME | Wisata |

INDUSTRI PARIWISATA

Cara menggenjot pariwisata di Sumatera Utara

oleh : Jane Aprilyani | Selasa, 28 November 2017 | 21:31 WIB

Cara menggenjot pariwisata di Sumatera Utara

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar seminar Pengembangan Pariwisata Sumatera Utara di Hotel Aryaduta, Medan, 25 November 2017. Seminar ini ditujukan untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui pariwisata.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Komisi X Sofyan Tan menjelaskan, secara geografis, Sumatera Utara memiliki posisi yang strategis karena berada di jalur palayaran internasional Selat Malaka yang dekat dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand. Menurutnya, percepatan infrastruktur kunci kesejahteraan Sumatera Utara baik itu pelabuhan, bandara maupun jalan tol.

Dia menambahkan, Sumatera Utara saat ini juga memiliki 10 proyek strategis nasional. Salah satunya percepatan infrastruktur transportasi, listrik, dan air bersih untuk 10 kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) prioritas Danau Toba.

"Pengembangan sektor pariwisata ini perlu didukung bukan hanya oleh kesiapan akses transportasi seperti bandara dan jalan, tapi perlu juga dilakukan penataan kawasan, pembangunan infraktruktur penunjang. Seperti hotel, restoran dan memperbanyak atraksi wisata serta peningkatan kemampuan SDM dan tidak kalah pentingnya adalah budaya," tutur Sofyan.

Perkembangan pariwisata Indonesia terkini, lanjut Sofyan, yakni jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2017 mencapai 1,35 juta wisman. Dengan capaian ini ia optimistis target 15 juta wisman akhir tahun 2017 akan terlampaui.

Sementara, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Tazbir mengatakan, banyak sekali tujuan wisata yang ada di Sumatera Utara. Bahkan, masyarakat Sumatera Utara beruntung memiliki ikon Danau Toba yang brand-nya sudah sangat kuat. "Apabila Pemerintah Sumut serius menggarap sektor pariwisata ini bukan tidak mungkin akan sesukses Bali. Karena Sumut punya Danau Toba. Yang perlu dilakukan pemerintah adalah bagaimana membangun sarana dan prasarana untuk kepentingan pariwisata tersebut," ujar Tazbir.

Kementerian Pariwisata mendorong pengembangan destinasi wisata potensial khususnya Sumatera Utara dan Danau Toba sebagai ikon. Sebab itu, pengembangan wisata alam, budaya dan sport serta wisata MICE (Meeting Incentive Conference & Exhibition) di Sumatera Utara lebih mudah.