Tanamera Coffee Kembangkan Sistem Draft, Sajikan Kopi Kurang dari 10 Detik

Sabtu, 14 Februari 2026 | 06:15 WIB
Tanamera Coffee Kembangkan Sistem Draft, Sajikan Kopi Kurang dari 10 Detik
ILUSTRASI. General Manager Tanamera Coffee, Rangga Hady Tama (KONTAN/Leni Wandira)

Reporter: Leni Wandira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tanamera Coffee menghadirkan inovasi penyajian kopi berbasis sistem draft untuk menjawab kebutuhan konsumen perkotaan yang menginginkan minuman berkualitas dengan waktu layanan lebih cepat.

Pengembangan sistem ini tidak dilakukan secara instan. Perusahaan menjalani proses riset dan pengujian selama sekitar 1 hingga 1,5 tahun guna menemukan formulasi kopi yang tetap stabil dari sisi rasa dan tekstur, meski disajikan langsung dari keran.

General Manager Tanamera Coffee Rangga Hady Tama menjelaskan bahwa inovasi tersebut berangkat dari perubahan ritme konsumsi kopi di kota besar yang semakin dinamis.

Baca Juga: Slot: Liverpool Pantau Kondisi Pemain di Tengah Jadwal Padat

“Kami mau kopi yang bisa mengikuti fase cepat, terutama ibu kota. Kami mau kopi itu cepat, tapi tetap fresh, smooth, dan effortless,” ujar Rangga di gerai Tanamera Coffee Pasaraya Blok M, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Berbeda dengan metode seduh manual yang membutuhkan waktu lebih lama, kopi dalam sistem ini disimpan di dalam pipa tertutup dan dapat dituangkan dalam waktu kurang dari 10 detik per gelas.

Prosesnya menggunakan gas khusus yang dirancang untuk kopi bukan karbonasi seperti pada minuman ringan.

Gas tersebut berfungsi menjaga suhu minuman tetap dingin tanpa tambahan es, sekaligus menghasilkan tekstur foam yang lembut dan menonjolkan rasa manis alami dari biji kopi.

“Ini memberikan foam dan natural sweetness,” kata Rangga.

Baca Juga: Frieren S2 Episode 5 Sub Indo Rilis Jam Berapa? Cek Jadwal Tayang dan Sinopsis

Tiga Varian, Tanpa Es

Saat ini, Tanamera menghadirkan tiga varian berbasis metode cold brew, yakni Black, White, dan Caramel.

Seluruhnya disajikan dalam ukuran 10 oz tanpa es, sehingga konsumen mendapatkan volume kopi yang lebih penuh dibanding minuman dingin pada umumnya.

Data internal perusahaan menunjukkan varian Black menjadi kontributor penjualan terbesar dengan porsi 40%, disusul White 35% dan Caramel 25%.

Manajemen menilai dominasi Black mencerminkan tren konsumen yang mulai mengurangi konsumsi gula dan beralih ke rasa yang lebih autentik.

Untuk bahan baku, Tanamera menggunakan campuran biji kopi dari Aceh, Toraja, dan Bali guna menjaga karakter rasa yang seimbang.

Baca Juga: Link Download Warframe APK Android, Spesifikasi, & Ukuran, Bersiap untuk Rilis Global

Ekspansi Bertahap

Sistem draft ini sebelumnya telah diuji coba di gerai Singapura pada Agustus 2025. Di Indonesia, produk tersebut baru tersedia secara terbatas di gerai Pasaraya Blok M.

Rangga menjelaskan, implementasi sistem ini memerlukan mesin khusus dan ruang sekitar 1,5 meter di area bar.

Karena itu, pengembangannya akan diprioritaskan di gerai-gerai baru yang dibuka di Jakarta dan Jawa.

Baca Juga: Sambut Bulan Suci Makin Seru dan Hemat dengan ShopeePay Gebyar Ramadan

Selain gerai permanen, perusahaan juga menyiapkan konsep pop-up di kawasan perkantoran dengan fokus layanan kopi draft.

Ke depan, Tanamera menargetkan penambahan jumlah keran hingga enam varian, termasuk opsi berbasis susu alternatif.

Produk kopi draft ini dipasarkan mulai harga Rp 30.000 per gelas, menyasar konsumen urban yang menginginkan kecepatan tanpa mengorbankan kualitas rasa.

Selanjutnya: Kemenkeu Anggarkan THR ASN dan TNI/Polri Naik Jadi Rp 55 Triliun pada 2026

Menarik Dibaca: Promo PSM Alfamart 14-15 Februari 2026, Indomie Goreng Aneka Rasa Beli 4 Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU

Close [X]