HOME | Tokoh |

CEO

Chef Juna: Sabar menggaet pelanggan

oleh : Klaudia Molasiarani | Jumat, 24 Februari 2017 | 15:25 WIB

Chef Juna: Sabar menggaet pelanggan

SETELAH 3,5 bulan menjalani bisnis restorannya, Juna Rorimpandey atau yang biasa dipanggil Chef Juna merasa perlu untuk bersabar. Pasalnya, belum semua orang mengenal karakteristik hidangan yang disajikan di restorannya yang berlokasi di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

Chef Juna sengaja untuk menyajikan hidangan Jepang dan Prancis saja di restorannya yang bernama Correlate. Dua hidangan ini memang berbeda secara karakter. Untuk hidangan Prancis secara teknik tampak lebih kompleks, berbeda dengan hidangan Jepang yang lebih simple dalam pengolahannya.

"Yang ingin saya sajikan adalah hidangan yang bisa kita 'mainkan'. Kita juga anti mainstream dalam artian kita ingin jadi restoran yang berkarakter," katanya kepada KONTAN, Rabu (23/2).

Pria kelahiran 20 Juli 1975 ini tidak ingin menyajikan hidangan yang memang sudah dijual di tempat- tempat lain. Baginya, bekerja di dapur bukan untuk mengejar keuntungan semata. "Kalau saya mau restoran, saya benar-benar kerja di kitchen. Because of this is my life, more than just a passion," imbuhnya.

Ini justru jadi tantangan tersendiri bagi Chef Juna. Pasalnya, dia merasa belum semua orang punya keberanian untuk datang dan menerima hidangan yang menurutnya eclectic."Because you have to come with open minded. Karena kita serve makanan yang cara pengolahan itu 70%-80% lebih, mereka mungkin belum tahu," pungkasnya.