Profesi| HOME|

PROFESI

Lukisan Ratu Adil menembus Mansfield Art Center AS

oleh : Yudho Winarto | Jumat, 28 Juli 2017 | 17:17 WIB
0 Komentar
Salin Tulisan
Lukisan Ratu Adil menembus Mansfield Art Center AS

TEXAS. Pelukis perempuan asli Yogyakarta bernama Ratu Adil menggelar pameran lukisan tunggal di Mansfield Art Center, Mansfield, Texas, Amerika Serikat, pada 22 Juli hingga 2 Agustus 2017. Pameran dengan tema “Place I Call Home” ini merupakan pameran tunggal pertamanya di luar negeri setelah sebelumnya mengadakan pameran tunggal di Surabaya pada tahun lalu.

Pameran tunggal Ratu Adil didukung penuh oleh Mansfield Commission for The Arts yang merupakan bagian dari program pemerintah Kota Mansfield untuk memajukan seni dan budaya di daerahnya. 

Komisi Seni Mansfield ini kerap menjaring seniman lokal yang dianggap memiliki bakat, kemampuan dan konsistensi dalam berkarya. Seniman yang dipilih juga tidak sembarangan, mereka harus mampu memiliki konstribusi yang nyata terhadap komunitas masyarakat Mansfield.

Ratu Adil dipandang layak menjadi salah satu pelukis yang dapat memamerkan karya-karya lukisnya di Mansfield Art Center sehingga diberi kesempatan untuk berpameran di sana dengan dukungan penuh dari Mansfield Commission for The Art dan Mansfield Independent School District (MISD).

“Rumah itu bukan sekedar bangunan.  Bagi saya, rumah lebih kepada rasa nyaman dan kenangan yang kita bangun bersama orang-orang di sekitar kita yang kita sayangi,” kata Ratu Adil dalam keterangan pers, Jumat (28/7).

Perempuan berusia 34 tahun yang akrab disapa Tata ini sudah melukis sejak kecil saat masih tinggal di Yogya. Darah seni yang mengalir dari sang ayah yang memiliki sanggar seni, membuat Tata sangat akrab dengan akar budaya Jawa dalam kesehariannya.

Bahkan, dalam beberapa lukisannya terselip symbol-simbol kejawen meskipun sudah menetap di Amerika selama delapan tahun. Kemampuan melukis yang didapat dari hasil belajar dengan pelukis senior di sanggar sang ayah, semakin terasah saat dia belajar di Texas Academy of Figurative Art, Fort Worth, dan belajar abstract impressionism dari Upstair Gallery, Arlington.

Koordinator dari Mansfield Commission for The Art, Rosalie Gilbert,  mengatakan pihaknya bersyukur karena dukungan pemerintah Kota Mansfield dengan memberikan fasilitas dan dana, akhirnya pameran tersebut bisa terlaksana.

“Sehingga seniman yang layak dipromosikan dan dihargai kerja kerasnya seperti Ratu Adil mendapat tempat untuk memajang karya-karyanya di Art Center ini. Ratu Adil telah menunjukkan kontribusi nyata terhadap komunitas seni di Mansfield,” kata dia.

Pengunjung yang datang ke pameran tersebut beragam. Hadir pemilik Upstair Gallery bernama JT Martin yang memuji karya Tata yang dianggapnya selalu konsisten menyelipkan simbol-simbol yang menunjukkan akar budayanya yaitu Indonesia.

“Saya mengagumi caranya menggunakan mixed media dalam beberapa karyanya. Saya selalu mengikuti prosesnya berkarya dan mengacungkan jempol untuk perkembangan kualitas karyanya yang semakin terasah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, perwakilan KJRI Houston Sylvia Shirley memberikan apresiasi kepada Ratu Adil karena telah ikut membantu mempromosikan budaya dan seni Indonesia kepada masyarakat Mansfield-Dallas Fort Worth (DFW). “Ratu Adil membawa kita kepada kenangan akan keindahan alam, budaya dan kehidupan kota-kota di Indonesia dan kota Mansfield melalui lukisannya,” ujarnya.

Pembukaan pameran tunggal malam itu juga dimeriahkan dengan pertunjukan musik dan budaya Indonesia dan Mansfield. Anggota Kerukunan Masyarakat Indonesia di DFW menampilkan sejumlah tarian tradisional. Pihak Mansfield Art Center menyebut acara opening reception pameran tunggal “Place I Call Home” sebagai yang paling meriah sejak mereka membuka gallery mereka untuk pameran lukisan.



0 Komentar
Salin Tulisan