Musik | HOME |

KONSER MUSIK

Mengobati rindu dengan Musik Puisi Ebiet G Ade

oleh : Yudho Winarto | Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:01 WIB

Mengobati rindu dengan Musik Puisi Ebiet G Ade

KONTAN.CO.ID - Kerinduan fans penyanyi balada Ebiet G Ade akan segera terobati dengan rencana “Pagelaran Musik Puisi Ebiet G. Ade” pada Rabu, 6 September 2017, pukul 19.00 WIB di Theater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Mengusung konsep musikalisasi puisi, penampilan Ebiet kali ini dipastikan akan memberikan kesan berbeda dibanding live concert sebelum-sebelumnya. Apalagi, ada beberapa kejutan di performance-nya nanti.

Pertama, Ebiet akan melibatkan audiens untuk berinteraksi langsung, sehingga nyaris tidak ada jarak antaranya dirinya dengan para fans.

Dengan durasi yang cukup panjang, dia optimistis bisa lebih punya ruang untuk mengeksplorasi keinginannya untuk menghidupkan panggung.  “Saya akan mengemas penampilan saya menjadi dialog,” ujar Ebiet G. Ade, Selasa, (29/8).

Kedua, Ebiet akan membuat kejutan dengan membawakan beberapa lagu yang hampir tidak pernah dia nyanyikan pada pagelaran atau concert sebelum-sebelumnya. Lagu tersebut sengaja ia simpan untuk dibawakan pada kesempatan kali ini.

“Setidaknya ada tiga lagu. Bukan lagu baru, tapi belum pernah saya nyanyikan di tempat lain, khusus akan saya nyanyikan di tanggal 6 September nanti,” janji Ebiet yang akan membawakan 15-16 lagu pilihan pada pagelaran tersebut.

Untuk mendukung penampilannya agar lebih berwarna, Ebiet menggandeng musisi Hendri Lamiri. Selama ini, musisi yang tergabung dalam grup musik Arwana itu banyak mendukung musisi dan penyanyi papan atas seperti Erwin Gutawa, Chrisye, KLa Project, Mus Mujiono, Ika Ratih Poespa, Clarissa Tamara, Duo Ratu, dan lain-lain. Kali ini dengan Ebiet.

Nilai tambah lain dari pagelaran musik kali ini adalah keikutsertaan ulama yang juga seniman Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus. Dia akan membawakan beberapa puisi sosial dalam format multimedia.

Pagelaran Musik Puisi Ebiet G. Ade ini dipromotori oleh Evita B.  Supriyanto dari Indonesia Music Network (IMN). Menurut Evita, animo masyarakat, khususnya para penggemar lagu-lagu Ebiet, sangat tinggi dengan rencana pagelaran musik ini. “Mereka sudah tidak sabar menanti tanggal 6 September,” ujar Evita.

Tema cinta

Pagelaran Musik Puisi Ebiet G. Ade kali ini mengambil tema “Renungan Cinta untuk Indonesia Damai”. Menurut Ebiet, semua orang pasti memiliki kepedulian untuk mengisi kehidupannya dengan cinta yang berujung pada kedamaian hati.

“Ini tema ringan. Tidak ada skema besar di balik tema ini. Kita berharap semua bisa menciptakan suasana damai. Semua elemen masyarakat mempunyai potensi untuk menjadi juru damai,” tuturnya.

Tema cinta yang ingin ditularkan ke audiens ini seiring dengan konsep penampilan Ebiet yang akan banyak mengajak dialog. Ebiet yang biasa tampil statis dengan duduk di kursi sambil memegang gitar, merasa perlu support dari audiens.

“Meski saya dibantu stage manager yang bebat, saya merasa miskin gerak, karena saya statis, duduk. Itulah mengapa saya mengajak audiens untuk terlibat aktif. Satu gerakan kecil dari audiens, bisa menjadi ombak besar yang akan menghidupkan pagelaran ini,” harap Ebiet.