HOME | Style |

FINANCIAL CHECK-UP

Rencanakan keuangan jika sering pindah tugas

oleh : Francisca Bertha Vistika | Kamis, 18 Mei 2017 | 11:08 WIB

Rencanakan keuangan jika sering pindah tugas

JAKARTA. Kerap dipindah tugas ke daerah lain tentu membutuhkan dana lebih untuk pindah rumah, menyewa tempat tinggal baru, atau bahkan menyesuaikan biaya hidup. Apalagi daerah yang akan Anda tempati biaya hidupnya lebih besar dibanding daerah sebelumnya.

Nah, sudah siapkah Anda dengan biaya-biaya tambahan itu jika sewaktu-waktu dipindah tuhas ke luar kota bahkan Luar Negeri?

Perencana keuangan Safir Senduk, Rakhmi Pertamasari mengatakan, sebelum pindah ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Pertama, sebaiknya sebelum pindah Anda harus survei dahulu kira-kira biaya apa saja yang akan mengalami kenaikan.

Kemudian, apakah biaya tersebut masih bisa disiasati atau tidak. Perlu dihitung ulang apakah kenaikan pendapatan bisa mengkompensasi kenaikan biaya hidup.

"Jika tidak bisa, maka hal yang paling mudah Anda lakukan adalah mengurangi biaya hidup dulu," kata Rakhmi.

Pos mana yang dikurangi itu tergantung dari kondisi. Misalnya saja kalau sudah berkeluarga dia bisa mempertimbangkan untuk pisah dahulu dengan anak istri. Atau dengan memotong anggaran tertentu agar cukup.

Kedua, sebaiknya Anda perlu punya tabungan khusus dibanding mereka yang kerjanya menetap di satu lokasi.

"Karena untuk pindah pasti ada biaya yang keluar. Entah untuk memindahkan barang, biaya untuk memboyong keluarga, dan lainnya," kata Rakhmi.

Untuk membawa keluarga atau tidak ke tempat yang baru ini semua tergantung masing-masing keluarga. Kalau memang ikut pindah maka perlu budget khusus. Budget itulah yang perlu dipikirkan.  Apakah disediakan oleh perusahaan atau harus ditanggung sendiri?

Jika biaya ditanggung sendiri, baru akan terkumpul berapa lama? Apakah itu cukup waktunya? Lalu, kalau anak ikut pindah, ada sekolah alternatif ditempat baru yang biayanya sama atau lebih murah tidak? Catat, itu yang perlu jadi pertimbangan.

Rakhmi menegaskan biaya pindah ini besar. Bukan cuma biaya pindah sekolah, tetapi dari sisi barang yang dimiliki juga. Apakah dijual atau ikut dipindah?

"Kalau budget pindah tidak bisa dicover baik dari cara menabung atau disediakan oleh perusahaan, pilihannya bisa jadi pisah dengan keluarga dulu atau pindah cari pekerjaan yang lebih menetap," kata Rakhmi.

Jadi, seberapa siapkah Anda ketika sering dipindah tugas?