HOME | Wisata |

INDUSTRI PARIWISATA

Timeless Indonesia Festival II dorong wisata & UKM

oleh : Maizal Walfajri | Minggu, 20 Agustus 2017 | 20:38 WIB

Timeless Indonesia Festival II dorong wisata & UKM

KONTAN.CO.ID - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) memberikan apresiasi tinggi pada pembukaan "Timeless Indonesia Festival II (TIF)" di Kab Badung, Bali, Sabtu (19/8). Festival ini diikuti oleh tujuh kerajaan dan kesultanan, dan berlangsung seminggu sampai 25 Agustus 2017.

Ketua Yayasan Konderatu Herlinda Siahaan, mengatakan, tema yang diambil dalam TIF 2017 adalah "Bhinneka Tunggal Ika". Selain pertunjukan dari tujuh kesultanan dan kerajaan, TIF juga akan dimeriahkan dengan pameran kebudayaan bertajuk "Gallery Gerbang Nusantara".

Di dalamnya terdapat pameran benda-benda bersejarah, pameran UKM dari tiap-tiap Dekranasda provinsi, pameran wisata alam, workshop kerajinan, kuliner Nusantara dan talk show seni dan budaya.

"Kemenkop dan UKM sangat menaruh perhatian dengan majunya pariwisata yang menonjolkan kekayaan adat dan budaya Indonesia ini, karena itu layak mendapat apresiasi," ujar Prakoso BS, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, dalam keterangan tertulis yang KONTAN terima, Minggu (20/08).

Prakoso berharap festival ini jangan hanya berhenti disini saja, namun juga mesti diikuti peningkatan kualitas layanan terhadap turis lokal maupun mancanegara. Prakoso memberi contoh, Koperasi dan UKM yang mengelola homestay, dan para pemandu wisata (tour guide) perlu mengikuti pelatihan kompetensi pariwisata agar mampu meningkatkan daya saing dan pelayanan kepada wisatawan.

"Era kompetisi telah merebak ke segala bidang dan merambah ke segenap kegiatan Koperasi dan UKM tanpa terkecuali," katanya.

Prakoso bilang masalah yang berkaitan dengan kompetensi khususnya bagi SDM Koperasi dan UKM bidang kepariwisataan merupakan salah satu isu nasional bahkan global untuk menunjang pembangunan berkelanjutan.

Pelatihan yang dilaksanakan itu tidak hanya memberikan materi tentang pengelolaan dan pelayanan terhadap para konsumen baik homestay maupun tour guide, akan tetapi juga diikuti dengan uji kompetensi untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi