HOME | Wisata |

TRAVEL

Yuk mendayung perahu Kora ke Ternate

oleh : Jane Aprilyani | Selasa, 05 Desember 2017 | 11:30 WIB

Yuk mendayung perahu Kora ke Ternate

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai pintu masuk destinasi bahari di Maluku Utara, Kota Ternate memiliki beragam cara untuk mendongkrak potensi wisata bahari. Salah satu atraksi paling dinanti setiap tahun adalah, Festival Perahu Kora-Kora akhir tahun 2017.

Pada 2017, Festival Kora-Kora memasuki tahun ke-7. Dinas Pariwisata Ternate sengaja memilih Kora-Kora karena perahu ini bagian dari sejarah Ternate di masa lalu. Festival ini menjadi cara Pulau Seribu Benteng ini melestarikan budaya. Kora-Kora nama perahu perang khas Kesultanan Ternate. Zaman Kesultanan Ternate, Kora-Kora menjadi kendaraan perang untuk menaklukkan musuh sekaligus memperluas jajahan Kerajaan Ternate.

Deputi Pengembangan Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti menilai, Festival Kora-Kora di Ternate bukan cuma atraksi budaya, tetapi memiliki nilai sejarah di masa lampau untuk mengundang wisatawan.

“Festival ini mempromosikan Kora-Kora sebagai bagian penting sejarah dan budaya masa lalu di Ternate. Sebagai bagian dari budaya, atraksi ini tentu sangat menarik kunjungan wisatawan,” ujar Esthy dalam keterangan yang diterima KONTAN, Selasa (5/12).

Budaya masih memegang peranan penting sektor pariwisata di Indonesia. Dia menjelaskan 60% wisatawan mancanegara ke Indonesia karena budaya, 35% karena alam, dan 5% karena faktor buatan seperti meeting, incentive, conference, dan exhibition (MICE), wisata olahraga, dan hiburan.

Menurut Esthy, Ternate terletak di lokasi strategis jalur perdagangan dan jasa menuju ke Indonesia Timur sehingga membuat sektor wisata Ternate memiliki nilai tambah dari daerah lain di ujung timur nusantara.

“Festival Kora-Kora bisa menjadi daya tarik sendiri bagi sebelum berkunjung lebih jauh ke Maluku Utara. Potensi ini sangat besar bagi Ternate untuk mengembangkan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan sektor perekonomian, karena Ternate ini terletak di lokasi sangat startegis, “ ucap Esthy.

Tahun ini, Festival Kora-Kora dipusatkan di kawasan Land Mark Pantai Ternate atau Alun-Alun Kota Ternate. Kegiatan Festival Kora-Kora beraneka ragam mulai dari lomba dayung perahu Kora-Kora dan emakin lengkap dengan lansekap pemandangan Gunung Gamalama di kota Ternate.

Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman menilai event ini masih terlalu singkat dan minim atraksi. Dia berjanji, tahun depan bakal membuat festival serupa namun dengan jangka waktu lebih panjang.

“Tahun depan, kami bakal merancang event ini bakal lebih lama dan menantang. Kami akan buat peserta mengelilingi pulau Ternate sepanjang kurang lebih 10 km. Nanti kami juga membedakan antara kapal Kora-Kora Sultan dan para hulubalang. Selain menarik, tentu event ini ke depan bakal lebih panjang,” ujar Burhan.