KONTAN.CO.ID - Lari di Amartha 10X Run 2026 bukan sekadar soal menyelesaikan jarak 10 kilometer (10K) atau half marathon. Berlari bersama sekitar 5.000 peserta lainnya di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, ajang ini menawarkan pengalaman yang cukup komplet, mulai dari persiapan race, lintasan, fasilitas sepanjang perjalanan, hingga aktivitas setelah mencapai garis finis.
Mengusung semangat #WeGoBeyond, peserta kategori 10K dan Half Marathon diajak menantang diri menyusuri sejumlah ikon Jakarta, termasuk Bundaran Hotel Indonesia (HI). Bagi pelari yang mengejar personal best (PB), race ini menawarkan lintasan untuk menguji kemampuan. Namun, bagi pelari yang ingin menikmati suasana, Amartha 10X Run juga memberikan banyak aktivitas untuk membuat pengalaman berlari terasa lebih menyenangkan.
Salah satu yang membuat race ini menarik adalah penyelenggaraan yang cukup terorganisasi. Mulai dari race pack collection (RPC) yang teratur, informasi perlombaan yang jelas, hingga flag off yang berlangsung tepat waktu. Fasilitas di sepanjang lintasan juga cukup memadai, didukung marshall dan tim medis yang tersebar di sejumlah titik untuk membantu peserta selama race.
Hal menarik lainnya terdapat di water station. Peserta tidak hanya mendapatkan air minum untuk menjaga hidrasi, tetapi juga berbagai kudapan dari brand pendukung, mulai dari nugget HATO, permen Yupi, keju Perfetto, Mad Bagel, ayam goreng Mr. Kriuk, hingga jus jeruk. Kehadiran makanan ringan ini menjadi bonus tersendiri, terutama bagi peserta yang membutuhkan tambahan energi selama berlari.
Keseruan tidak berhenti setelah peserta melewati garis finis. Di area race village, peserta dapat menikmati panggung hiburan, berbagai permainan, serta membawa pulang sejumlah freebies seperti ikan cupang, buah dan sayuran. Peserta juga bisa mendapatkan engrave medal gratis, sehingga medali finisher yang diperoleh menjadi lebih personal.
Yang membedakan Amartha 10X Run adalah konsep race village yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul setelah lomba, tetapi juga memperkenalkan peserta kepada ekosistem usaha yang dibangun Amartha. Peserta dapat berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM mitra Amartha melalui Pasar Amartha dan mengenal berbagai produk usaha mereka.
Salah satunya adalah Ibu Iyus, pelaku UMKM racikan rempah teh herbal aromatik dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sejak 2024, Ibu Iyus memanfaatkan tanaman obat di sekitar rumahnya, seperti daun pecah beling dan kumis kucing, untuk diolah menjadi teh herbal aromatik. Kehadirannya di Jakarta melalui Amartha 10X Run menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.
“Biasanya saya menjual produk ini di sekitar rumah saja. Senang sekali hari ini bisa datang ke Jakarta dan bertemu banyak orang. Semoga usaha saya bisa semakin dikenal sehingga bisa terus berkembang,” ujar Ibu Iyus.
Melalui Amartha 10X Run, peserta pun tidak hanya diajak mengenal produk UMKM, tetapi juga memahami bagaimana Amartha mendukung pengembangan usaha masyarakat. Amartha Financial merupakan perusahaan teknologi finansial yang menjangkau masyarakat dan UMKM perempuan di lebih dari 50.000 desa di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali-Nusa Tenggara melalui aplikasi AmarthaFin.
Melalui AmarthaFin, pengguna dapat mengakses berbagai layanan, termasuk pembiayaan modal kerja dan pembayaran digital. Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp47 triliun modal usaha kepada lebih dari 4 juta UMKM perempuan.
Semangat pemberdayaan tersebut sejalan dengan tema #WeGoBeyond yang diusung dalam Amartha 10X Run 2026. Bagi Amartha, melampaui batas bukan hanya tentang berlari lebih cepat atau lebih jauh, tetapi juga tentang keberanian untuk terus bergerak dan membuka peluang baru. Semangat tersebut juga tercermin dari perjalanan para perempuan pelaku UMKM yang terus mengembangkan usaha dan kehidupan keluarganya.
“Melalui Amartha 10X Run, kami ingin mengajak lebih banyak orang merasakan semangat #WeGoBeyond. Bagi kami, melampaui batas bukan hanya tentang berlari lebih cepat atau lebih jauh, tetapi tentang keberanian untuk terus bergerak dan membuka peluang baru,” ujar Andi Taufan, Founder dan CEO Amartha Financial.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir juga menilai tren olahraga lari dapat memberikan dampak lebih luas dari sekadar manfaat kesehatan. Menurutnya, ajang seperti marathon dan half marathon dapat meningkatkan kesadaran berolahraga sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari UMKM hingga sektor akomodasi.
Dengan kombinasi lintasan yang menantang, penyelenggaraan yang teratur, fasilitas race yang memadai, hiburan, hingga kesempatan mengenal langsung UMKM mitra Amartha, Amartha 10X Run 2026 terasa seperti race yang komplet. Peserta bisa datang untuk mengejar personal best, berlari bersama ribuan peserta lain, sekaligus menikmati berbagai keseruan yang tersedia setelah menyelesaikan race.
Pada akhirnya, Amartha 10X Run bukan hanya tentang seberapa cepat peserta mencapai garis finis. Lebih dari itu, ajang ini membawa peserta melihat bagaimana semangat untuk terus bergerak dan melampaui batas juga dapat diterapkan dalam kehidupan, termasuk oleh para pelaku UMKM yang terus mengembangkan usaha mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News