kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bayu Sutanto membaca 50 halaman buku setiap hari


Minggu, 02 Juni 2019 / 08:40 WIB
Bayu Sutanto membaca 50 halaman buku setiap hari

Reporter: Ragil Nugroho | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Di luar aktivitas dunia penerbangan, Bayu Sutanto punya seabrek kegiatan. Mulai pelesiran, berburu kuliner, membaca buku, hingga nonton konser.

Untuk konser, aliran musik favoritnya adalah rock. Terakhir, bersama teman-temannya Ketua Penerbangan Berjadwal Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Inaca) ini menonton konser Guns N’ Roses di Jakarta pada akhir tahun lalu. Tapi, tidak hanya dengan teman, terkadang Bayu menonton konser bareng keluarga.

Hanya, grup band favoritnya adalah The Rolling Stones. Dan, pada 2014 lalu dia berhasil menonton langsung penampilan band asal Inggris dengan vokalis Mick Jagger tersebut di Shanghai, China. “Itu merupakan impian sejak kecil yang akhirnya terwujud,” kata pria kelahiran Magelang, 23 Juni 1959, ini.

Sementara kegemaran membaca buku, Bayu mengatakan, itu berawal dari kebiasaan yang ayahnya tanamkan sedari kecil. Sang ayah yang merupakan anggota TNI senantiasa mendorongnya membaca buku.

“Saya juga dianjurkan ayah untuk menjadi anggota perpustakaan. Namun, ayah tidak melarang saya membaca komik-komik berceritakan silat sepanjang liburan,” ungkapnya.

Kini, Bayu selalu menekankan kepada dirinya untuk membaca setidaknya tiga buah buku setiap bulan. Baik yang bertema fiksi yang mengangkat cerita investigasi maupun nonfiksi dengan kategori praktik manajemen dan psikologi. Acapkali, kegiatan membaca buku ia lakukan menjelang tidur atau di akhir pekan.

“Biasanya, setiap hari saya berusaha membaca buku minimal 50 halaman. Membaca, kan, punya banyak manfaat, selain menambah wawasan juga bisa melatih otak,” imbuh Bayu.

Sedang untuk kegiatan traveling, bukan cuma menyambangi destinasi wisata alam yang cakep-cakep, dia juga kerap mengunjungi museum. Menurutnya, museum menceritakan banyak sejarah masa lalu yang merupakan warisan dunia. Dan, mendatangi museum juga merupakan upaya merawat warisan sejarah dunia.

 





Close [X]
×