Otomotif

Begini tips rawat mobil BMW selama #dirumahaja

Senin, 13 April 2020 | 11:13 WIB   Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Begini tips rawat mobil BMW selama #dirumahaja

ILUSTRASI. Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania (kanan) bersama Direktur PT Artha Motor Lestari Tjundaka Natawardaya, menunjukkan mobil BMW The New 7, saat peluncurannya, di Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/1/2020). BMW The New 7 sedan premi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitasnya di luar rumah akibat Corona. Bahkan saat ini sudah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek.

Tentu mobil yang terparkir saja di rumah tetap butuh perawatan. Berikut tips dari BMW Astra untuk merawat mobil selama #dirumahaja.

Budi Kurniawan After Sales Manager BMW Astra menyatakan dengan tetap di rumah, mobil yang terparkir tetap memerlukan perawatan. "Ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar mobil yang terparkir tetap dalam kondisi prima saat akan digunakan nanti," jelasnya dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dukung #DiRumahAja, BMW Astra hadirkan layanan dengan promo khusus

Budi menjelaskan bagi Anda yang mengalami kendala teknis seperti indikator menyala tiba-tiba, tidak perlu panik, indikator yang menyala bukan berarti mobil tidak bisa digunakan dan saat itu juga harus ke bengkel. Apalagi dalam kondisi ditetapkannya PSBB, jadi tidak perlu segera ke bengkel, bisa menunggu sampai keadaan lebih baik.

Namun jika membutuhkan bantuan teknis atau dalam kondisi darurat, Budi menyatakan dapat menghubungi Call Center BMW Astra di 1-500-898 tekan 4 dan tim bantuan darurat BMW Astra akan datang untuk membantu.

Berikut ini hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kendaraan tetap prima selama tidak digunakan:

1. Melepas rem tangan

Melepas tuas rem tangan bertujuan untuk memastikan brake shoe, brake pad, dan brake disc tidak lengket dan macet.

2. Memposisikan transmisi di posisi “P” bagi mobil dengan transmisi otomatis

Hal ini untuk mencegah mobil bergerak saat berhenti tanpa menggunakan rem.

3. Tambah tekanan angin ban sampai 3,5 bar

Penambahan tekanan angin pada ban berguna untuk menghindari kerusakan ban kendaraan pada bagian tertentu karena tekanan yang tidak merata.

Editor: Yudho Winarto


Terbaru