Beraktivitas fisik dan ciptakan ruang nyaman untuk belajar kunci sukses PJJ anak

Jumat, 30 Juli 2021 | 08:50 WIB   Reporter: Amalia Nur Fitri
Beraktivitas fisik dan ciptakan ruang nyaman untuk belajar kunci sukses PJJ anak

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak pandemi Covid-19 menghantam dua tahun terakhir, pemerintah masih mewajibkan peserta didik untuk belajar dari rumah.

Kegiatan yang juga dikenal dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) uni memiliki resiko membuat peserta didik cepat bosan hingga mengalami penurunan kompetensi belajar.

Hal tersebut juga sudah diperhitungkan oleh Direktur PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), Rudi Sutiono. Pihaknya berusaha menciptakan suasana tertentu di rumah agar kegiatan belajar online menjadi efektif dan menyenangkan di rumah untuk anak-anaknya.

"Belajar online kadang membuat anak menjadi jenuh. Sehingga kami membuat ruangan belajar yang tenang dan nyaman lengkap dengan wifi yang kencang dan baik," ujarnya kepada Kontan, Kamis(29/7).

Ia berkata, bahkan menyediakan dua provider internet untuk mendukung kelancaran kegiatan PJJ anak-anaknya. Rudi menambahkan, hal ini dilakukan juga sebagai pencegahan jika sewaktu-waktu ada masalah.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (29/7): Tambah 43.479 kasus baru, terus pakai masker

"Kebetulan anak saya punya kamar sendiri. Tersedia Wifi juga, dengan kualitas baik yang dipasang di kamar anak. Saya punya dua provider internet, buat cadangan jikasewaktu-waktu ada masalah," jelasnya.

Ia berpendapat membuat area belajar penting sebab hal itu menciptakan batasan antara area belajar dan area santai. Dengan demikian, anak tetap fokus belajar dan mengurangi tekanan saat di luar ruang belajar.

Ia menuturkan tidak terlalu kesulitan membangun ruang yang nyaman dan kondusfi untuk kegiatan PJJ bagi anak-anaknya. Ia juga menyadari jika anak bisa merasa jenuh, maka dari itu biasanya Rudi mengajak anak-anaknya melakukan aktivitas fisik setelah belajar atau PJJ.

"Supaya tidak jenuh, biasanya saya ajak anak treatmill atau renang di rumah," tambahnya.

Terakhir ia menambahkan, tetap memberikan anak-anaknya waktu untuk bersosialisasi dengan telepon atau video call bersama keluarga atau teman-teman mereka.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Editor: Yudho Winarto
Terbaru