BWF Resmi Ubah Skor Bulu Tangkis Jadi 3x15, Berlaku Mulai 2027

Minggu, 26 April 2026 | 08:07 WIB
BWF Resmi Ubah Skor Bulu Tangkis Jadi 3x15, Berlaku Mulai 2027

ILUSTRASI. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi ubah sistem skor menjadi 3x15 mulai 2027. Ketahui siapa yang paling diuntungkan dan dirugikan! (Dok/PBSI)

Sumber: Kompas.com  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) secara resmi menyetujui perubahan sistem skor pertandingan menjadi 3 x 15 atau best of three games.

Ketok palu BWF dilakukan dalam 87th BWF Annual General Meeting (AGM) yang digelar di Horsens, Denmark, pada Sabtu (25/4/2026).

Keputusan ini diambil melalui mekanisme voting dengan hasil akhir 198 negara menyetujui dan 43 lainnya menolak.

Sehingga, BWF menjadikannya sebagai kebijakan resmi ke depan. Sistem skor baru 3 x 15 akan menggantikan 3 x 21 dan mulai diberlakukan pada 4 Januari 2027.

Baca Juga: Kode Redeem FF 26 April 2026, Event Tebus Murah Dimulai! Manfaatkan Diamond Gratis

Pertemuan tahunan tersebut dibuka Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, dan dihadiri oleh seluruh anggota BWF. 

Delegasi PBSI sendiri diwakili Wasekjen Wino Sumarno dan Kabid Hubungan Luar Negeri Bambang Roedyanto. 
Keduanya turut hadir dalam forum strategis tersebut sebagai bagian dari keanggotaan aktif BWF.

Tujuan Sistem Baru 3 x 15

Perubahan sistem skor ini menjadi salah satu agenda utama dalam pembahasan BWF Council Proposals.

Tujuan utamanya tidak lain untuk meningkatkan dinamika pertandingan dan daya tarik bulu tangkis secara global.

Penghitungan skor baru 3 x 15 masih menggunakan sistem rally point, dengan jeda interval ketika salah satu pemain lebih dulu mencapai delapan poin.

Untuk kondisi deuce di poin 14-14 harus berlanjut dengan syarat pemenang adalah gap dua poin (maksimal sampai 21 poin).

Sistem baru ini diyakini membawa keuntungan buat pemain-pemain bertipe agresif yang langsung tancap gas menyerang sejak awal. 

Baca Juga: Biaya Naik, Orang Tua Makin Cermat Pilih Pendidikan Anak

Sementara itu, pemain bertipe lambat panas bakal kehilangan peluang untuk bangkit mengejar karena batasan poin per gim dipangkas dari 21 menjadi 15 saja.

PBSI Antisipasi Aturan Skor Baru

PBSI menyatakan akan segera melakukan kajian internal serta menyiapkan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi perubahan ini.

Termasuk penyesuaian dalam program pembinaan dan persiapan atlet menuju era sistem skor baru.

“Kami akan mempelajari secara komprehensif dampak perubahan sistem skor ini terhadap pola permainan dan strategi atlet," ujar Bambang Roedyanto dalam keterangan tertulis PBSI.

"PBSI berkomitmen untuk memastikan atlet Indonesia tetap kompetitif dan siap menghadapi implementasi kebijakan ini," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru