JAKARTA. Saat musim durian seperti sekarang, wangi buah dengan kulit berduri yang menyeruak dari lapak-lapak penjualnya di pinggir jalan tentu sangat menggoda para penggila duren. Tapi, banyak cara untuk menikmati durian, lo. Salah satunya sop durian.
Nah, buat yang penasaran dengan rasa sop durian, yuk, ke Sop Durian Margando. Nama kedainya memang Margando, dan lokasi warung sop durian ini, seperti bisa diduga, terletak di Jalan Margonda Raya No. 1 Depok, Jawa Barat.
Posisi kedai milik Gendra Krama Putra Santosa itu berada persis sebelum pertigaan Ramanda yang mempertemukan Jalan Margonda Raya dengan Jalan Arif Rahman Hakim. Kalau Anda datang dari arah Jakarta, Sop Durian Margando ada di sisi kanan jalan.
Kedai berkelir hijau menyala ini cukup mungil, cuma bisa menampung 15 pengunjung. Tak aneh bila pembeli terasa membludak, terutama sore hari antara jam 15.00 sampai 17.00 dan malam hari antara pukul 19.00 sampai 21.00 WIB.
Kedai yang buka 24 jam setiap hari tersebut meminjam serambi depan bengkel sebelah yang sudah tutup dan menggelar tikar di muka kedai. Kalau tidak cukup menampung pembeli, kedai itu memberlakukan nomor antrean.
Tapi, kedai ini tidak punya lahan parkir. Buntutnya, pengunjung yang datang menggunakan motor dan mobil terpaksa parkir di badan jalan. “Polisi sering menegur karena bikin macet,” ungkap Gendra.
Sekian sedikit penjelasan soal kedai, sekarang waktunya pilih-pilih menu sop durian. Jangan bingung sebab kedai ini menawarkan 22 jenis sop durian.
Ada sop durian original, sop durian ketan, sop durian stroberi, dan sop durian kelapa. Yang kombinasi dua dan tiga topping juga ada, lo, seperti sop durian zotan alias kacang hijau dan ketan, sop durian zorro (kacang hijau dan roti), serta sop durian karoke (kelapa, roti, dan ketan).
Sop durian yang menjadi menu paling favorit adalah original dan sop durian ketan. Kalau kedai sedang tidak ramai, lima menit saja pesanan sudah mendarat di atas meja. Sop durian tersaji dalam sebuah gelas berbentuk mangkuk kecil.
Oh, iya, aturan main di kedai ini, Anda pesan dulu di kasir dan langsung bayar, baru sop durian diantar ke meja. Saat semua bangku penuh pengunjung, maka Anda mendapat nomor antrean.
Untuk sop durian original, tampilannya sangat biasa. Di dalam gelas hanya ada durian tanpa biji yang berendam di dalam air dan batu es. Tapi, wangi duriannya semerbak dan betul-betul menggoda.
Rasanya? Yuk, cicipi. Kuahnya terasa manis menyegarkan yang berasal dari gula pasir. Sedang duriannya, wuih, lembut sekali, dan kenikmatan bertambah ketika terasa serat-seratnya. Sensasi dinginnya juga memanjakan lidah.
Dengan harga Rp 11.000 segelas, kedai ini enggak pelit memberikan durian. Cukup banyak durian di dalam gelas. Ternyata, ada sedikit potongan keju di atas durian. Tentu, kurang berasa karena rasa durian yang mendominasi, tapi memberi warna pada rasa.
Durian sumatra
Enggak berasa, segelas sop durian original tandas. Gantian mencicipi sop durian ketan. Sama, tampilannya juga sederhana, apalagi kedai ini menggunakan ketan putih. Jadi, warnanya tidak ramai. Tapi kehadiran ketan menambah kenikmatan sop durian.
Menurut Gendra, kedainya hanya menggunakan durian asal Sumatra, seperti durian lampung, durian palembang, dan durian medan. Maklum, “Durian Sumatra kan dikenal paling enak,” kata Gendra.
Untuk menjamin kualitas, setiap musim durian Gendra berburu langsung ke Sumatra. Dia hanya membeli durian yang matang pohon. Sepanjang musim durian, ia mendapat pasokan 850 durian hingga 1.000 durian setiap minggu.
Sampai di Depok, lantaran sudah matang, durian langsung dibelah lalu dagingnya dipisahkan dari biji. Setelah itu, semua daging durian dicampur dan ditaruh dalam satu wadah besar sehingga menjadi satu rasa yang sama. “Karena tiap buah durian biasanya mempunyai rasa yang berbeda,” ujar Gendra.
Proses selanjutnya, daging durian dimasukkan ke dalam kotak pendingin atau freezer box tanpa bahan pengawet. Menurut Gendra, durian bisa tahan hingge enam bulan.
Saking nikmatnya sop durian ini, kedai Gendra juga banyak disambangi selebritas seperti presenter Indra Bekti, Panda, dan Nyctagina. “Sebenarnya masih banyak lagi, habis saya tak terlalu hapal namanya,” tutur Gendra.
Untuk menikmati segelas sop durian racikan Gendra, murah saja, kok, harganya. Sop durian original, misalnya, cuma Rp 11.000 per gelas dan sop durian ketan Rp 9.000. Begitu pula dengan sop durian lainnya, harga mulai Rp 9.000 per gelas –Rp 13.000 per gelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News