KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tim nasional Korea Selatan menunjukkan mentalitas juara dengan membalikkan keadaan untuk mengalahkan Republik Ceko 2-1 dalam laga fase grup Piala Dunia yang berlangsung di Estadio Guadalajara, Meksiko, Kamis (11/6/2026).
Pertandingan tersebut menjadi duel kontras antara permainan atraktif Korea Selatan dan gaya bermain langsung serta mengandalkan kekuatan fisik dari Republik Ceko. Meski sempat tertinggal lebih dulu, wakil Asia itu mampu bangkit dan mengamankan tiga poin penting untuk menyamai perolehan poin Meksiko di puncak Grup A.
Sejak awal laga, Korea Selatan tampil dominan dengan permainan cepat dan kombinasi umpan-umpan pendek yang rapi. Tim asuhan Hong Myung-bo konsisten menjalankan strategi mereka melalui penguasaan bola dan serangan dari lini tengah.
Kapten sekaligus bintang utama Son Heung-min menjadi pemain yang paling sering mengancam pertahanan lawan. Bersama Lee Kang-in dan Lee Jae-sung, Son menciptakan sejumlah peluang berbahaya pada babak pertama melalui pergerakan dinamis dan kombinasi umpan satu-dua. Namun, berbagai kesempatan tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Konflik Iran-AS Memecah Dukungan Diaspora Iran untuk Timnas di Piala Dunia 2026
Kemenangan ini semakin menegaskan kualitas Korea Selatan sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia. Tim berjuluk Taegeuk Warriors tersebut telah tampil dalam 11 edisi Piala Dunia secara beruntun dan lolos ke turnamen kali ini tanpa terkalahkan, dengan torehan impresif 40 gol sepanjang babak kualifikasi.
Republik Ceko Unggul Lewat Bola Mati
Meski lebih banyak ditekan, Republik Ceko justru berhasil membuka keunggulan menjelang satu jam pertandingan berjalan. Ladislav Krejci sukses menyundul bola hasil lemparan jauh Vladimir Coufal dari jarak sekitar 35 meter yang mengarah tepat ke kotak penalti.
Namun, dukungan mayoritas penonton di Guadalajara yang memberikan semangat kepada Korea Selatan membuat tim tersebut tetap tenang menghadapi tekanan.
Delapan menit kemudian, Korea Selatan berhasil menyamakan kedudukan. Hwang In-beom menerima umpan terobosan akurat dari Lee Kang-in sebelum memutar badan dengan cerdik untuk mengecoh dua pemain bertahan dan melepaskan cungkilan bola melewati kiper Matej Kovar yang sudah keluar dari sarangnya.
Momentum kemudian beralih ke kubu Korea Selatan. Pada menit ke-80, Hwang In-beom kembali berperan penting dengan mengirim umpan silang mendatar yang berhasil diselesaikan oleh pemain pengganti Oh Hyeon-gyu menjadi gol kemenangan.
Baca Juga: Meksiko Buka Piala Dunia dengan Kemenangan 2-0, Laga Diwarnai 3 Kartu Merah
Di sisa pertandingan, Republik Ceko terus mengandalkan kekuatan fisik dan situasi bola mati untuk mengejar ketertinggalan. Adam Hlozek hampir mencetak gol melalui lemparan jauh lainnya, sementara sundulan Tomas Soucek sempat bersarang di gawang Korea Selatan tetapi dianulir wasit karena offside.
Hong Myung-bo Puji Semangat Juang Pemain
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya yang mampu menjalankan instruksi dengan disiplin dan tidak menyerah hingga peluit akhir berbunyi.
"Sebelum pertandingan saya menyampaikan dua pesan kepada para pemain," ujar Hong.
"Pertama, jangan pernah menyerah sampai akhir pertandingan. Kedua, bersatu sebagai satu tim dan bermain bersama," tambahnya.
Kemenangan dramatis atas Republik Ceko menjadi sinyal kuat bahwa Korea Selatan berpotensi melangkah jauh di Piala Dunia jika mampu mempertahankan performa impresif dan semangat juang yang mereka tunjukkan pada laga ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News