Cristiano Ronaldo Mandul, Pelatih Portugal Tetap Pasang Penuh 90 Menit

Kamis, 18 Juni 2026 | 09:55 WIB
Cristiano Ronaldo Mandul, Pelatih Portugal Tetap Pasang Penuh 90 Menit

ILUSTRASI. Piala Dunia - Cristiano Ronaldo (Portugal) (REUTERS/Pedro Nunes)

Sumber: Reuters  | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pelatih Portugal Roberto Martinez membela keputusannya mempertahankan Cristiano Ronaldo hingga akhir pertandingan saat timnya ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026).

Ronaldo gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dalam pertandingan yang berlangsung di Houston.

Baca Juga: KIP Kuliah PTN dan PTS Jalur Mandiri 2026: Panduan Daftar dan Syarat untuk Penerima

Hasil tersebut memperpanjang puasa golnya menjadi lima laga beruntun di Piala Dunia dan 10 pertandingan berturut-turut di turnamen besar internasional.

Penyerang berusia 41 tahun itu juga belum mencetak gol non-penalti di ajang Piala Dunia maupun UEFA European Championship sejak Juni 2021.

Meski demikian, Martinez menegaskan tidak pernah mempertimbangkan untuk menarik keluar sang kapten saat Portugal berupaya mencari gol kemenangan.

"Tidak masuk akal mengeluarkan pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola dunia ketika tim sedang membutuhkan gol," kata Martinez.

Ronaldo, yang telah mengoleksi 143 gol internasional untuk Portugal, menjadi pemain kedua yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia, menyamai rekor Lionel Messi.

Baca Juga: Mau Liburan Seru dan Hemat? Coba Terapkan 3 Aktivitas Ini

Namun, berbeda dengan Messi yang mencetak hattrick pada laga pembuka Argentina, Ronaldo harus menunda ambisinya menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.

Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah gol cepat Joao Neves pada menit keenam membawa mereka unggul lebih dulu. Namun keunggulan tersebut gagal dimanfaatkan untuk terus menekan lawan.

Menurut Martinez, gol cepat justru membuat para pemain Portugal kehilangan agresivitas dan bermain terlalu hati-hati.

Baca Juga: Kongo Tahan Imbang Portugal 1-1, Cetak Gol Pertama Sepanjang Sejarah Piala Dunia

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Biasanya setelah mencetak gol, emosi positif membantu tim mengontrol permainan dan mencari gol kedua. Namun yang terjadi justru sebaliknya," ujar Martinez.

Portugal selanjutnya akan menghadapi Uzbekistan pada laga kedua Grup K yang berlangsung di Houston, Selasa mendatang. Hasil pertandingan tersebut akan sangat menentukan peluang Portugal untuk melaju ke babak berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru