Tokoh

Doni Monardo raih gelar doktor honoris causa dari IPB, ini 5 alasannya

Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:43 WIB   Reporter: Titis Nurdiana
Doni Monardo raih gelar doktor honoris causa dari IPB, ini 5 alasannya

ILUSTRASI. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nasional Doni Monardo akan mendapat gelar doktor dari IPB. Ini lima alasannya

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menyematkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa kepada Letjen TNI Doni Monardo. 
Keputusan pemberian gelar tersebut diputuskan dalam Rapat Pleno Senat Akademik (SA) IPB University, Selasa (20/10) lalu.

Dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN, Rabu (21/10), pemberian gelar ini sesuai dengan Peraturan Senat Akademik IPB Nomor 05/2015 tentang Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) di Lingkungan IPB. 

Baca Juga: Ketua Satgas Doni Monardo berbagi 3 tips baru agar terhindar corona, selain wajib 3M

Letjen TNI Doni Monardo dinilai pantas untuk memperoleh pengakuan dan penghargaan atas karya, prestasi, dedikasi, dan kontribusi yang luar biasa dalam bidang IPTEKS.

Doni juga dinilai memberikan pengabdian dan jasa yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan, pembangunan dalam arti luas, dan kemanusiaan.  

Dalam perjalanan kariernya, rekam jejak Doni Monardo juga panjang.  Nah, selama karirnya, Doni juga memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.  

Dalam berbagai penugasan, baik saat mulai bertugas di Aceh, kemudian Danrem 061/Surya Kencana Bogor, selanjutnya sebagai Danjen Kopassus, Pangdam XVI/Pattimura,

Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas dan kini Kepala BNPB; diperoleh fakta  kuat bahwa Letjen TNI Doni Monardo konsisten berperan t nyata dalam meningkatkan dan mengembalikan kualitas lingkungan hidup dan pengelolaan sumberdaya alam di Indonesia.  

Ada lima rangkaian kegiatan aksi Doni Monardo yang dinilai luar biasa oleh IPB yakni:  

  • -Membangkitkan kepedulian lingkungan dan memberikan pelatihan keterampilan (environmental awareness and training);  
  • -Memobilisasi sumber daya (resource mobilization) dan membangun jaring kerja kolaborasi (pentahelix);  
  • -Memulihkan dan merehabilitasi keanekaragaman hayati spesies dan ekosistem; 
  •  -Membangun kolaborasi penegakan hukum;  
  • -Melakukan advokasi kebijakan. 

Menariknya, lima kegiatan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, terutama karena adanya kepemimpinan lingkungan (environmental leadership) yang kuat dan menonjol dari Doni Monardo. 
 “Pengabdian dan jasa beliau yang luar biasa bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang ilmu pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan, pendidikan, pembangunan pertanian dalam arti luas serta kemanusiaan akan menjadi inspirasi bagi kita semua," ujar Rektor IPB, Prof. Arif Satria.
Selamat Pak Doni, terus bekerja dan berkarya, begitu pesan Arif.

Baca Juga: 90% Pasien di Wisma Atlet kena Covid-19 meski sudah pakai masker, ini penjelasannya

 

Editor: Titis Nurdiana


Terbaru