Wisata

Ekowisata Sungai Mudal, tempat untuk menikmati sumber mata air alami

Sabtu, 30 Januari 2021 | 07:18 WIB   Penulis: Novianti Siswandini
Ekowisata Sungai Mudal, tempat untuk menikmati sumber mata air alami

ILUSTRASI. Ekowisata Sungai Mudal merupakan tempat yang tepat untuk menikmati sumber mata air alami. Dok: Instagram Ekowisata Sungai Mudal

KONTAN.CO.ID - Ekowisata Sungai Mudal merupakan tempat yang tepat untuk menikmati sumber mata air alami. Tempat wisata ini terdiri dari kawasan perbukitan, sungai, dan pemandian alami yang airnya begitu jernih. Air jernih ini berasal dari Tebing Gunung Kelir yang mengalir.

Pengunjung yang merindukan suasana alam pasti akan betah berlama-lama di sini. Pasalnya, Ekowisata Sungai Mudal berada di sekitar 600 meter di atas permukaan laut sehingga udaranya masih terasa sejuk.

Terdapat tiga kolam alami di Ekowisata Sungai Mudal. Ada kolam yang punya kedalaman 1 meter, 1,5 meter dan 2 meter.

Selain airnya yang masih jernih dan lingkungannya yang masih terasa asri, Ekowisata Sungai Mudal juga punya banyak spot instagramable dan wahana permainan seperti flying fox dan outbound.

Ekowisata Sungai Mudal

Baca Juga: Wisata Watu Rumpuk Madiun, tempat liburan seru di lereng Gunung Wilis

Harga tiket masuk Ekowisata Sungai Mudal juga cukup terjangkau. Satu orangnya hanya dikenakan tarif Rp 10.000 saja. Kalau membawa motor, pengunjung akan kena biaya tambahan lagi Rp 2.000 dan Rp 5.000 untuk pengunjung yang membawa mobil.

Kalau penasaran ingin datang ke sini, Anda bisa langsung mengunjungi Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Selama masa pandemi, Ekowisata Sungai Mudal menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti melakukan pengecekan suhu tubuh dengan batas tertentu, mewajibkan pengunjung mencuci tangan dengan sabun secara berkala, memakai masker, dan menjaga jarak dengan pengunjung lainnya.

Selanjutnya: Ingin kemping? Bisa di Puncak Sagara Garut dengan latar pemandangan Talaga Bodas

Editor: Novianti Siswandini


Terbaru