kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.197
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS624.167 0,32%

Film Indonesia mulai menguasai pasar Tanah Air

Selasa, 20 Februari 2018 / 23:19 WIB

Film Indonesia mulai menguasai pasar Tanah Air
ILUSTRASI. Poster film Wiro Sableng 2018



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan industri Film Indonesia mulai memiliki nama di hati pecinta film tanah air. Film Dilan 1990 yang tayang pada 25 Januari 2018 merupakan buktisuksesnya film Indonesia di mana hingga Selasa 20 Februari tembus hamper 6 juta penonton.

Pasalnya 2018 adalah tahun yang membahagiakan bagi para film maker karena industri film Indonesia terus membaik. “Kalau kita lihat datanya dari 2016 - 2017 jumlah penonton atau market share naik hampir 40% dan data terakahir film Indonesia menguasai pasar sebesar 47% hampir 50%, hal ini membuktikan bahwa penonton Indonesia lebih percaya terhadap film Indonesia”, terang Sheila Timothy Produser Film menjelaskan saat PIFF di Plaza Indonesia (20/2).


Film Indonesia yang menjadi box office sangat beragam baik dari romansa, horor, sampai komedi. Keberagaman ini menambah positive vibe bagi film maker Indonesia. Lala memilih untuk memproduseri film Wiro Sableng karena menurutnya film ini memiliki cerita yang kuat, menarik, dan fanbase yang sangat luas.

Film ini diambil dari novel karya almarhum Bastian Tito dan dikembangkan dengan berbagai adegan menarik, yang membuat Lala tertarik karena dalam ceritanya tidak melulu tentang silat melainkan laga, fantasi, dan komedi. Untuk membuat film tahun ini Lala bersama timnya membaca 185 buku sejak tiga tahun seblum proses pembuatan dan dari situlah mencari karakter yang menarik, Lala tidak menargetkan jumlah penonton intinya Lala berharap agar banyak yang menonton Wiro Sableng, terangnya kepada Kontan.co.id.

Pada pembuatan film Wiro Sableng 2018 Lala memaksimalkan baik dari segi teknis dan efek visual dibandingkan pada tahun 1980 serta berbagai pembaharuan sesuai dengan kebutuhan audiens saat ini. Akan banyak hal baru tanpa meninggalkan esensi Wiro Sableng yang asli. Sejatinya cerita, karakter, dan lakon dari cerita tahun 1980 masih up to date sampai saat ini.

Bekerjasama dengan Twentieth Century Fox, ini kali pertama Fox melakukan co production di state Asia kerjasama dalam bentuk produksi dan distribusi. Kabarnya film garapan Lala ini akan tayang di beberapa negara yang masih dirahasiakan dan akan tayang di Indonesia pada September mendatang.

Hingga September tidak ada rencana pembuatan film melainkan fokus launching film Wiro Sableng, dan setelah September Lala baru akan menggarap digital series Wiro Sableng. Setelah itu Lala akan berencana membuat film Musik tahun 1970 untuk mengingat kembali lagu - lagu lama. Modal yang digunakan untuk membuat film ini sekitar US$ 3juta.


Annisa Putri Heriyanti

 

Reporter: Annisa Heriyanti
Editor: Sofyan Hidayat

FILM

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0559 || diagnostic_web = 0.3179

Close [X]
×