Hyundai Xcient Fuel Cell, truk berbahan bakar hidrogen pertama di dunia

Rabu, 08 Juli 2020 | 15:24 WIB Sumber: Fuel Cell Works
Hyundai Xcient Fuel Cell, truk berbahan bakar hidrogen pertama di dunia

Hyundai Xcient Fuel Cell merupakan truk dengan bahan bakar hidrogen pertama di dunia.


KENDARAAN HIDROGEN - SEOUL. Hyundai Motor Company mengirimkan 10 unit pertama seri truk terbarunya, Hyundai Xcient Fuel Cell. Ini merupakan truk berbahan nitrogen pertama di dunia.

Pabrikan asal Korea Selatan itu berencana mengirimkan total 50 unit Hyundai Xcient Fuel Cell ke Swiss tahun ini, mulai September nanti. Bahan bakar hidrogen (BBH) pada truk ini merupakan baterai yang memiliki perangkat elektro kimia, dengan mengubah energi kimia menjadi listrik.

Melansir FuelCellWorks, Hyundai berencana memproduksi total 1.600 truk Hyundai Xcient Fuel Cell hingga 2025 mendatang. Tentunya, Hyundai ingin mewujudkan komitmen lingkungan dan kemajuan teknologi perusahaan dalam upaya mengurangi emisi karbon melalui solusi emisi nol.

Baca Juga: Pembangunan pabrik Hyundai di Indonesia sudah mencapai 22%

“Hyundai Xcient Fuel Cell kini menjadi kenyataan, bukan hanya sebagai proyek papan gambar di masa depan," kata In Cheol Lee, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Divisi Kendaraan Komersial Hyundai Motor.

"Dengan menempatkan kendaraan inovatif, Hyundai menandai tonggak penting dalam sejarah kendaraan komersial dan pengembangan komunitas hidrogen," ujarnya.

Hyundai akan membangun ekosistem kendaraan dengan bahan bakar hidrogen yang komprehensif. Dengan begitu, kebutuhan transportasi bisa terpenuhi oleh kendaraan seperti Hyundai Xcient Fuel Cell untuk menghilangkan emisi.

Baca Juga: Wah, Hyundai dan LG mau bikin pabrik baterai mobil listrik di Indonesia?

Hyundai

Hyundai Xcient Fuel Cell ditenagai oleh sistem bahan bakar hidrogen 190 kW, dengan tumpukan bahan bakar 95-kW. Tujuh tangki hidrogen besar menawarkan kapasitas penyimpanan gabungan sekitar 32,09 kg hidrogen.

Jangkauan mengemudi setiap sekali pengisian bahan bakar untuk Hyundai Xcient Fuel Cell adalah sekitar 400 km. Waktu pengisian bahan bakar untuk setiap truk memakan waktu sekitar 8-20 menit.

Truk yang mengusung teknologi bahan bakar hidrogen sangat cocok untuk pengiriman komersial dan logistik. Sebab, mampu menempuh jarak jauh dan waktu pengisian bahan bakar yang singkat.

Baca Juga: Hyundai Engineering kebut konstruksi pabrik mobil Hyundai

Sistem bahan bakar hidrogen yang Hyundai pasang pada Hyundai Xcient Fuel Cell dengan jumlah ganda bertujuan, agar energi tersedia cukup untuk menggerakkan truk tersebut.

Pada Desember 2018, Hyundai Motor Group mengumumkan roadmap jangka panjangnya, "Fuel Cell Vision 2030", dan menegaskan kembali komitmennya untuk mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen dengan memanfaatkan kemajuan teknologi sel bahan bakar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Bimo Kresnomurti
Survei KG Media
Terbaru