IMEX 2022 Jadi Momen Merespons Perkembangan Musik Dunia

Senin, 21 Maret 2022 | 12:08 WIB   Reporter: Tendi Mahadi
IMEX 2022 Jadi Momen Merespons Perkembangan Musik Dunia

ILUSTRASI. IMEX 2022 jadi Momen Merespons Perkembangan Musik Dunia.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia bersiap menggelar perhelatan skala internasional di bidang seni budaya musik, 24-27 Maret 2022, di Ubud, Bali. Ajang tersebut dikemas dalam acara Indonesia Music Expo (IMEX) 2022.

IMEX 2022 merupakan respon terhadap perkembangan world music yang kini makin berkembang pesat di seluruh negara. Banyak negara mulai menyelenggarakan festival musik yang menonjolkan kearifan lokalnya agar dapat masuk dalam World Music, Arts, and Dance (WOMAD) serta World Music Expo (WOMEX).

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid mengungkapkan, melalui IMEX 2022 dapat menjadi salah satu wadah promosi kebudayaan Indonesia sekaligus pendidikan musik yang positif.

Pasalnya, musisi-musisi etnik nanti di IMEX 2022 amat jarang tampil secara bersamaan dalam satu pentas  membawa nama Indonesia di event dunia. Oleh sebab itu, pemerintah memberi ruang untuk mereka. “Penyelenggaraan IMEX 2022 sebagai realisasi menyikapi perkembangan world music, namun dalam versi Indonesia yang mempunyai kekayaan keragaman seni tradisi dan selama ini telah lama bergerak sehingga layak untuk dimunculkan,” ujar Hilmar dalam keterangannya, Senin (21/3).

Baca Juga: Genshin Impact 2.6 Kapan Rilis? Berikut yang Harus Anda Diketahui Tentang Update Baru

Hilmar menuturkan, world music di Indonesia memiliki wajah yang jelas, bukan abstrak segala macam yang masuk kategori. Dalam world music karakter Indonesia amat banyak terdapat elemen-elemen budaya lokal dan seharusnya dipopulerkan di tingkat dunia. “Pemerintah, yaitu Kemendikbudristek, berperan mendorong dan memperkuat musik Nusantara sebagai bagian world music serta para pelaku seninya,” ucap Hilmar.

Sedangkan Direktur Perfilman, Musik, dan Media Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Ahmad Mahendra menyampaikan, komitmen pemerintah ke depannya terhadap IMEX adalah gerakan pembaruan, penguatan, maupun pemajuan kebudayaan di bidang seni musik.

Mahendra menyebutkan, IMEX adalah puncak dari ajang musik lokal Nusantara. Meski ada ajang lainnya yang juga sebagai pemajuan budaya musik Nusantara, namun nantinya diakomodir ke dalam IMEX. “Kita memberi jalan kepada para pelaku musik etnik Nusantara untuk mengembangkan seninya dan beradu kreativitas di luar. Kebetulan di sini IMEX jelas bekerjasamanya yaitu dengan WOMEX,” beber Mahendra.

Sementara itu, Founder IMEX Franky Raden menjelaskan, IMEX merupakan aspirasi musisi Nusantara yang selama ini tidak pernah hadir bersama dalam satu pentas, tetapi justru kini dapat sinergi bermain musik. “IMEX 2022 akan mengundang mitra global WOMAD dan WOMEX. Jadi pernah ketika kita tampil di world music, para musisi negara lain mengatakan bahwa kalian ini yang kami tunggu selama 27 tahun. Musisi Nusantara memperoleh respon luar biasa,” imbuh Franky.

Baca Juga: Inilah Harga Mobil Bekas Mitsubishi Strada L200 4x4, Murah Meriah per Maret 2022

Franky menyebutkan, musik Nusantara yang dikenal dalam wolrld music adalah peradaban dunia sebab orisinal dan punya ekspresi budaya yang kuat. Kemudian juga pasar internasional sedang menyoroti musik Nusantara. 

Guna diketahui, pada IMEX 2022 mendatang di Ubud, Bali, akan menampilkan 18 grup musisi Nusantara. Grup musisi Nusantara itu merupakan representasi perwakilan dari pulau-pulau yang ada di Indonesia, kecuali Papua.

Selain pertunjukan musik Nusantara, dalam festival IMEX 2022 juga bakal menghadirkan acara lainnya, antara lain, pameran, talkshow, serta workshop.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru