HOME

Ini penyakit yang kerab menyerang kucing peliharaan Anda

Selasa, 04 Agustus 2020 | 18:07 WIB Sumber: Kompas.com
Ini penyakit yang kerab menyerang kucing peliharaan Anda

ILUSTRASI. Kucing Anggora atau Anggora Turki. Angora cat. Foto Dok Wikipedia. Ilustrasi. Penyakit yang kerab menyerang kucing peliaharaan.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kucing, hewan peliharaan yang menggemaskan rentan terkena masalah kesehatan. Untuk Anda yang memelihara kucing, berikut penyakit yang kerab diderita kucing.  

Kucing merupakan salah satu hewan yang banyak dijadikan sebagai binatang peliharaan. 

Baca Juga: Begini cara memandikan anak kucing Anda

Binatang berbulu nan menggemaskan ini ternyata, meskipun terkenal pandai merawat diri namun kucing juga bisa mengalami masalah kesehatan. 

Berikut ini beberapa masalah kesehatan yang umum dijumpai pada kucing: 

1. Muntah 

Muntah merupakan masalah kesehatan yang kerap terjadi pada kucing. Adapun penyebabnya bisa beraneka rupa mulai dari makan makanan yang beracun, benda yang seharusnya tak dimakan, gangguan saluran kemih, maupun diabetes. 

Kucing yang terus-terusan muntah bisa mengalami dehidrasi. Jika ia terus muntah serta menunjukkan perilaku tampak gelisah, sebaiknya segera hubungi dokter hewan Anda. 

2. Penyakit saluran kemih bagian bawah 

Sebanyak 3% kucing yang ditemui dokter mengalami penyakit saluran kemih bagian bawah atau kerap disebut dengan Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD). 

Baik kucing jantan maupun kucing betina bisa mengalami penyakit ini. Selain itu, kerap terjadi pada kucing dengan berat badan yang berlebih. 

Selain itu kondisi kucing yang stressjuga bisa mengalami ini. Beberapa gejala FLUTD pada kucing meliputi urin berdarah, buang air kecil di tempat yang tidak biasa, kurang nafsu makan, muntah, sering menjilati area untuk berkemih,susah mengeluarkan urin , dan terlihat depresi. 

Jika itu terjadi, ini bisa menjadi kondisi darurat. Segera konsultasikan dengan dokter hewan jika Anda curiga dengan kondisi kucing Anda mengalami FLUTD 

3. Kutu 

Kucing berkutu merupakan masalah kesehatan kucing yang paling sering terjadi. 

Tanda-tanda kucing kutuan diantaranya adalah adanya kotoran kutu di kulit yang terlihat seperti titik-titik hitam kecil. Selain itu, ia berkali-kali menggaruk tubuhnya secara terus menerus. 

Sering menjilat, kulit merah atau teriritasi, rambut rontok dan timbulnya infeksi kulit. Kucing yang mengalami kutuan berisiko anemia jika masalahnya tidak ditangani dengan serius. 

Bicarakan dengan dokter hewan untuk pemilihan obat yang tepat dalam upaya penghilangan kutu. Umumnya perawatan untuk penghilangan kutu ini adalah dengan obat oral, pengunaan bubuk, maupun obat luar. 

4. Cacing pita 

Masalah kesehatan lain pada kucing adalah cacingan. Cacing pita bisa hidup di usus kecil kucing dan kadang tumbuh hingga 2 kaki. 

Gejala yang bisa dilihat pada kucing yang menderita cacingan adalah muntah dan terjadinya penurunan berat badan. Anda juga bisa melihat pada anus maupun kotorannya. 

Biasanya cacing pita keluar dari anus saat kucing sedang tidur atau bersantai. Jika Anda melihat cacing putih kecil seperti parutan kelapa maka kemungkinan besar kucing Anda menderita cacingan. 

Pilihan pengobatan umumnya berupa injeksi, oral maupun topikal (obat luar). Tapi karena cacingan yang diderita kucing akibat menelan kutu, maka sebaiknya selesaikan dulu masalah kutu pada kucing Anda. 

5. Diare 

Kucing bisa mengalami diare layaknya manusia. Beberapa penyebab diare pada kucing diantaranya adalah akibat parasite usus, makanan busuk, alergi, infeksi, penyakit hati, kanker, dan masih banyak lagi. 

Kondisi diare pada kucing bisa berlangsung selama sehari, seminggu hingga berbulan-bulan. 

Apabila kucing mengalami diare maka berikan ia air tawar segar dan bersih untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Serta ganti makanan kucing jangan lebih dari 12 hingga 24 jam. 

Bawalah kucing ke dokter ketika kucing mengalami diare disertai muntah, tinja berdarah atau berwana gelap, demam, lesu, kehilangan nafsu makan maupun diare berkepanjangan. 

6. Masalah mata 

Beberapa masalah mata yang muncul pada kucing umumnya adalah konjugtivitis, ulkus kornea, katarak, glaucoma, trauma, virus peradangan dan penyakit retina. 

Beberapa gejala kucing Anda mengalami penyakit pada matanya adalah mata berair, bulu mata tampak berair, mata keruh, lapisan kelopak mata merah atau putih, bercak di sudut-sudut mata, menyipitkan mata, terus-terusan mengucek mata maupun munculnya kelopak mata ketiga.(Nur Rohmi Aida) 

Baca Juga: Amankah anak kucing diberikan makanan kucing dewasa?

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Masalah Kesehatan yang Kerap Dialami Kucing",
 

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru