Sport

Jeddah akan menjadi tuan rumah Grand Prix F1 Saudi yang pertama

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:07 WIB Sumber: Arab News
Jeddah akan menjadi tuan rumah Grand Prix F1 Saudi yang pertama

ILUSTRASI. Formula One F1) Mark Thompson/Pool via REUTERS

KONTAN.CO.ID - JEDDAH. Grand Prix Formula 1 perdana Arab Saudi tahun depan akan berlangsung di jalan-jalan kota Jeddah. Grand Prix Saudi muncul di kalender F1 sementara untuk 2021 yang telah didistribusikan ke tim balap. Ini diharapkan menjadi balapan terakhir musim 2021, yang akan berakhir dengan Grand Prix Abu Dhabi di sirkuit Yas Marina.

Jeddah akan menjadi tuan rumah balapan Saudi sementara lintasan baru yang dibangun khusus di Qiddiyah selesai, yang diharapkan selesai pada 2023.

Ini adalah salah satu dari 22 balapan dengan jadwal sementara 2021 karena F1 berencana untuk kembali ke kalender senormal mungkin setelah gangguan tahun ini. Sepuluh balapan pertama musim 2020 ditunda atau dibatalkan karena pandemi virus corona.

Grand Prix Saudi adalah salah satu dari 22 balapan dengan jadwal sementara 2021 karena F1 berencana untuk kembali ke kalender sedekat mungkin setelah tahun ini.

Baca Juga: Mercedes-Benz bakal kendalikan produsen mobil Inggris, Aston Martin

Musim 2021 akan dimulai di Melbourne, Australia pada pertengahan Maret dan kemudian berlanjut ke Bahrain. Ini mencakup hampir semua balapan yang sedianya akan diadakan tahun ini. Itu berarti kembalinya grand prix di China, Jepang, dan Kanada, yang harus dibatalkan karena gangguan perjalanan internasional yang disebabkan oleh COVID-19, serta debut Grand Prix Vietnam.

F1 telah melakukan percakapan dengan pemerintah nasional terkait dan semua dikatakan setuju balapan dapat berlangsung, kecuali pandemi memburuk.

Pada 2018, Riyadh menjadi tuan rumah kejuaraan Formula E pertama di Timur Tengah di Diriyah dengan 23.000 peserta. Kejuaraan Formula E kedua digelar pada akhir 2019. Tahun ini, Arab Saudi mengadakan Reli Dakar pertamanya, balapan sepanjang 7.800 km yang dimulai di Jeddah dan berakhir di Qiddiyah.

Selanjutnya: Kemenperin dorong pengembangan industri recycle baterai kendaraan listrik

 

Editor: Handoyo .


Terbaru